Cuaca Cerah Saat 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisi Laut

AKURAT.CO Kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau saat lima jurnalis bersama tiga orang lainnya hilang kontak pada Senin (7/9/2026) dilaporkan cukup baik.
Tidak ada indikasi hujan maupun gelombang tinggi yang dapat langsung dikaitkan dengan hilangnya rombongan tersebut.
Plh Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ida Pramudawardani mengatakan, berdasarkan pemantauan BMKG, cuaca di kawasan tersebut pada Senin siang hingga sore berada dalam kondisi cerah berawan.
"Jam 2.00 sampai jam 6.00 sore itu kondisi cuacanya baik. Jadi tidak terindikasi atau tidak terdeteksi adanya hujan," kata Ida di kompleks parlemen, Kamis (10/9/2026).
Menurut Ida, kecepatan angin di sekitar lokasi saat itu maksimal sekitar 15 knot atau setara dengan 7,5 meter per detik. Sementara itu, tinggi gelombang laut tercatat maksimal sekitar satu meter.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa cuaca dan gelombang laut pada saat kejadian relatif tidak ekstrem.
Namun, BMKG mengingatkan masih terdapat faktor lain yang perlu diperhatikan karena rombongan berada di sekitar gunung api yang sedang mengalami erupsi.
Ida menjelaskan, salah satu kondisi yang menjadi perhatian adalah keberadaan material vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan pengamatan melalui citra satelit, sebaran debu vulkanik masih terlihat pada Senin ketika rombongan tersebut berada di sekitar kawasan Anak Krakatau.
"Karena pada saat hari Senin itu masih debu itu masih terpantau dari citra satelit sampai dengan ketinggian sekitar 50.000 feet ya, sekitar 15.000 meter," katanya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan ketika melakukan aktivitas di sekitar gunung api, meskipun cuaca dan kondisi gelombang laut pada saat itu relatif baik.
Baca Juga: Puan Minta Keluarga Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Dapat Pendampingan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







