Petani Cirebon Rasakan Langsung Manfaat Program Prabowo, Pompanisasi Jaga Sawah Tetap Produktif di Musim Kemarau

AKURAT.CO Musim kemarau membuat sejumlah sumber air menyusut dan lahan pertanian di berbagai daerah mulai menghadapi ancaman kekeringan. Kondisi serupa dirasakan para petani di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Namun, ancaman tersebut kini perlahan dapat diatasi setelah para petani mendapatkan bantuan mesin pompa air dari Kementerian Pertanian.
Melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pompanisasi membantu mengalirkan air ke ratusan hektare sawah yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pasokan air.
Di Kecamatan Arjawinangun dan Kecamatan Susukan, sekitar 390 hektare lahan pertanian sempat mengalami kekeringan dan terancam gagal panen saat memasuki musim tanam kedua.
Para petani selama ini mengandalkan pasokan air dari Sungai Rentang di Kabupaten Majalengka yang berjarak sekitar 1.500 meter dari area persawahan.
Baca Juga: HKTI dan Pramuka Perkuat Pertanian Terpadu, Dorong Regenerasi Petani Muda
Jarak tersebut membuat kebutuhan biaya untuk mengalirkan air ke sawah menjadi cukup besar.
Kondisi semakin sulit karena embung yang selama ini menjadi salah satu sumber air bagi petani mengalami kebocoran.
Perlu diketahui, pompa bantuan pemerintah tersebut memadukan dua sumber energi. Pada siang hari, mesin memanfaatkan energi matahari melalui panel surya, sedangkan pada malam hari pengoperasiannya menggunakan listrik.
Penggunaan teknologi tersebut membuat operasional pompa menjadi lebih efisien sekaligus membantu menekan biaya yang harus dikeluarkan petani.
Bagi Mashudi, salah seorang petani, bantuan tersebut menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dihadapi ketika memasuki musim tanam kedua.
Baca Juga: Prabowo Kenalkan Joko Purnomo, Petani Asal Ngawi Penerima Manfaat Program Pemerintah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






