Akurat Logo

Petani Cirebon Rasakan Langsung Manfaat Program Prabowo, Pompanisasi Jaga Sawah Tetap Produktif di Musim Kemarau

Moehamad Dheny Permana | 11 September 2026, 17:10 WIB
Petani Cirebon Rasakan Langsung Manfaat Program Prabowo, Pompanisasi Jaga Sawah Tetap Produktif di Musim Kemarau
Petani di Cirebon rasakan manfaat program pompanisasi yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. - Foto: Bakom RI

AKURAT.CO Musim kemarau membuat sejumlah sumber air menyusut dan lahan pertanian di berbagai daerah mulai menghadapi ancaman kekeringan. Kondisi serupa dirasakan para petani di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Namun, ancaman tersebut kini perlahan dapat diatasi setelah para petani mendapatkan bantuan mesin pompa air dari Kementerian Pertanian.

Melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pompanisasi membantu mengalirkan air ke ratusan hektare sawah yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pasokan air.

Di Kecamatan Arjawinangun dan Kecamatan Susukan, sekitar 390 hektare lahan pertanian sempat mengalami kekeringan dan terancam gagal panen saat memasuki musim tanam kedua.

Para petani selama ini mengandalkan pasokan air dari Sungai Rentang di Kabupaten Majalengka yang berjarak sekitar 1.500 meter dari area persawahan.

Baca Juga: HKTI dan Pramuka Perkuat Pertanian Terpadu, Dorong Regenerasi Petani Muda

Jarak tersebut membuat kebutuhan biaya untuk mengalirkan air ke sawah menjadi cukup besar.

Kondisi semakin sulit karena embung yang selama ini menjadi salah satu sumber air bagi petani mengalami kebocoran.

Perlu diketahui, pompa bantuan pemerintah tersebut memadukan dua sumber energi. Pada siang hari, mesin memanfaatkan energi matahari melalui panel surya, sedangkan pada malam hari pengoperasiannya menggunakan listrik.

Penggunaan teknologi tersebut membuat operasional pompa menjadi lebih efisien sekaligus membantu menekan biaya yang harus dikeluarkan petani.

Bagi Mashudi, salah seorang petani, bantuan tersebut menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dihadapi ketika memasuki musim tanam kedua.

Baca Juga: Prabowo Kenalkan Joko Purnomo, Petani Asal Ngawi Penerima Manfaat Program Pemerintah

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.