Sarana Jaya Salurkan Bantuan untuk 174 Warga Terdampak Kebakaran di Ancol

AKURAT.CO Perumda Pembangunan Sarana Jaya menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 174 warga terdampak kebakaran di RW 04, Kelurahan Ancol, Jakarta Utara.
Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang kini berada di lokasi pengungsian.
Berdasarkan data pengungsian, sebanyak 70 kepala keluarga dengan total 174 jiwa mengungsi di Madrasah At-Taubah RW 04, Kelurahan Ancol.
Melalui program #SaranaJayaPeduli, Sarana Jaya menyalurkan sejumlah kebutuhan warga, mulai dari perlengkapan bayi, obat-obatan, pakaian, perlengkapan mandi dan tidur, hingga kebutuhan pangan.
Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Bernard Yohanes, mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang menghadapi situasi darurat.
Baca Juga: Perkuat Kepastian Hukum, Sarana Jaya Percepat Legalitas Hunian Menara Samawa
"Kami menyampaikan rasa prihatin kepada seluruh warga yang terdampak kebakaran. Melalui #SaranaJayaPeduli, kami berupaya memberikan bantuan berdasarkan kebutuhan warga di lokasi pengungsian. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mendukung pemenuhan kebutuhan mereka selama masa tanggap darurat," jelas Bernard, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi popok, susu formula, makanan pendamping ASI, obat-obatan, pakaian dewasa dan anak, serta perlengkapan mandi.
Sarana Jaya juga memberikan perlengkapan tidur berupa selimut dan bantal, perlengkapan ibadah seperti sarung dan mukena, terpal. Serta kebutuhan pangan berupa beras, mi, biskuit, susu, dan air minum.
Bernard mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan dengan berkoordinasi bersama perangkat wilayah dan pihak terkait. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan aktual warga dan diterima secara tepat sasaran.
Sebagai BUMD Provinsi DKI Jakarta, Sarana Jaya menyatakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan tidak hanya diarahkan pada pembangunan dan pengembangan kawasan, tetapi juga respons terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




