Shalawat Al-Fatih, Amalan Yang Jadi Pembuka Segala Kesulitan

AKURAT.CO - Setiap manusia memiliki masalah dan kesulitan hidup. Sebaik-baik manusia saat menghadapi kesulitan adalah mereka yang bersabar dalam menghadapinya.
Selain berusaha secara maksimal untuk menyelesaikan kesulitan yang sedang dihadapi, Anda juga perlu membaca amalan khusus untuk menghilangkan rasa kesulitan hidup yang dirasa.
Salah satu shalawat yang perlu Anda amalkan untuk menghilangkan rasa kesulitan adalah bacaan shalawat Al-Fatih. Di bawah ini lafal shalawat al-fatih berikut terjemahannya adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Salawat Rifa'iyah Dan Manfaat Bagi Pembacanya
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ
Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala sayyidina Muhammadinil Fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, wan nashiril haqqa bil haqqi, wal hadi ila shiratin mustaqim (ada yang baca shiratikal mustaqim). Shallallahu ‘alayhi, wa ‘ala alihi, wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘azhim.
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad saw, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.
Baca Juga: Salawat Syifa, Salawat Penyembuh Segala Macam Penyakit
Pada dasarnya kita dibolehkan membaca dan menggunakan shalawat untuk kepentingan atau tujuan yang dimaksud. Yang perlu dihindari adalah penggunaan lafal yang tidak layak bagi para nabi dan rasul seperti lafal “rahimahullāh atau rahimahumullāh”, “radhiyallah ‘anhu atau ‘anhum”, atau “karramallahu wajhahu atau ‘anhum.”
ولا يجوز الدعاء للنبي صلى الله عليه وسلم بغير الوارد كرحمه الله بل المناسب واللائق في حق الأنبياء الدعاء بالصلاة والسلام
Artinya: Tidak boleh mendoakan Nabi Muhammad saw, dengan lafal yang tidak warid seperti lafal "Rahimahullahu". Tetapi lafal yang sesuai dan layak untuk para nabi dan rasul adalah lafal shalawat dan salam (Syekh M Nawawi Banten, Kasyifatus Saja, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah, halaman 4).
Yuk, amalkan shalawat al-Fatih di atas di saat Anda memiliki kesulitan. Baca dan amalkan secara rutin, insya Allah kesulitan yang Anda hadapi akan segera selesai dengan hasil yang terbaik. Amin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









