Doa Sebelum Berangkat Kerja, agar Diberi Rezeki yang Halal dan Melimpah

AKURAT.CO Pagi hari menjadi awal bagi banyak orang untuk kembali menjalani rutinitas. Ada yang berangkat ke kantor, membuka toko, pergi ke pasar, mengajar, bekerja di lapangan, hingga menjalankan usaha dari rumah.
Bagi seorang Muslim, aktivitas mencari nafkah bukan sekadar rutinitas untuk mendapatkan penghasilan. Bekerja juga dapat menjadi bagian dari ibadah apabila dilakukan dengan cara yang halal dan diniatkan untuk memenuhi kebutuhan diri serta keluarga.
Karena itu, sebelum berangkat bekerja, seorang Muslim dianjurkan untuk memulai aktivitas dengan doa. Doa menjadi bentuk permohonan kepada Allah agar perjalanan dimudahkan, pekerjaan diberi kelancaran, dan rezeki yang diperoleh merupakan rezeki yang halal serta penuh keberkahan.
Salah satu doa yang dapat diamalkan adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi‘an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
Doa tersebut bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibn Majah. Dalam sejumlah riwayat, doa ini dibaca Rasulullah SAW setelah salat Subuh.
Meskipun redaksinya tidak secara khusus berbunyi “doa sebelum berangkat kerja”, kandungannya sangat relevan dengan aktivitas mencari nafkah. Seorang Muslim tidak hanya meminta banyaknya rezeki, tetapi juga memohon agar rezeki tersebut baik dan halal serta amal yang dilakukan mendapatkan penerimaan dari Allah.
Baca Juga: Doa saat Pulang Kerja, agar Rezeki Selalu Berkah
Meminta Rezeki yang Halal
Dalam Islam, persoalan rezeki bukan hanya tentang jumlah. Cara mendapatkannya juga menjadi bagian penting.
Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah ayat 168:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا
“Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi.”
Ayat tersebut menunjukkan bahwa halal dan baik merupakan dua hal yang perlu diperhatikan dalam memperoleh sesuatu untuk kehidupan.
Karena itu, seorang Muslim yang berangkat bekerja idealnya tidak hanya berharap mendapatkan penghasilan besar. Lebih dari itu, ia berharap penghasilan tersebut diperoleh melalui pekerjaan yang halal, cara yang jujur, dan tidak merugikan orang lain.
Rezeki yang Melimpah Tidak Selalu Berarti Banyak Uang
Istilah “rezeki melimpah” juga tidak selalu harus dipahami sebagai penghasilan dalam jumlah besar.
Dalam kehidupan sehari-hari, rezeki dapat hadir dalam berbagai bentuk. Kesehatan, pekerjaan yang stabil, keluarga yang harmonis, lingkungan kerja yang baik, kesempatan belajar, hingga ketenangan hati juga dapat menjadi bagian dari nikmat Allah.
Allah SWT berfirman dalam QS Ibrahim ayat 7:
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku sangat berat.”
Ayat ini mengajarkan bahwa syukur menjadi salah satu sikap penting dalam menyikapi rezeki. Karena itu, ketika berangkat bekerja, seorang Muslim tidak hanya meminta tambahan penghasilan, tetapi juga memohon agar mampu mensyukuri apa yang telah diberikan Allah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








