5 Daftar Kelompok Militan Islam yang Dibantu Iran, Tidak Hanya Hamas dan Hizbullah

AKURAT.CO Iran pernah memiliki komandan elite terkenal, Qassem Soleimani yang meninggal dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat pada 2020.
Qassem Soleimani dikenal sebagai arsitek utama jaringan paramiliter proksi Iran di dunia Arab.
Di bawah arahan Qassem Soleimani, Iran menginkubasi jaringan pasukan proksi di beberapa negara Arab yang tumbuh pada tahun-tahun setelah invasi AS ke Irak dan telah menjamur sejak saat itu.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Iran dan Pakistan Saling Serang hingga Kian Memanas
Namun, Iran menyangkal bahwa mereka mengarahkan proksi-proksinya dalam serangan-serangan yang dilakukan.
Negara tersebut mengatakan bahwa serangan yang terjadi atas inisiatif mereka sendiri.
Di sisi lain, Iran mengklaim bahwa mereka secara luas mendukung tindakan anti Israel dan anti AS.
Lantas wilayah mana saja yang kelompoknya dipersenjatai dan dilatih oleh Iran? berikut daftarnya.
Baca Juga: Iran Eksekusi Agen Intelijen Mossad Israel karena Memberikan Dokumen Rahasia kepada Oposisi
1. Jalur Gaza
Iran mendukung kelompok-kelompok Islamis Palestina, Hamas dan Jihad Islam di Jalur Gaza.
Hamas, sang penguasa Jalur Gaza, melakukan serangan mematikan pada 7 Oktober terhadap Israel yang memicu perang Timur Tengah saat ini.
Iran memposisikan dirinya sebagai pendukung perlawanan Palestina terhadap pendudukan Israel.
Hamas memerangi pasukan Israel dalam invasinya ke Gaza.
2. Irak
Iran mendukung militan Syiah di Irak selama pendudukan AS dan telah mempertahankan hubungan tersebut.
Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) yang berkekuatan 150.000 orang, sebuah kelompok paramiliter Irak yang disetujui oleh negara, didominasi oleh kelompok-kelompok bersenjata lengkap dan terlatih dalam pertempuran yang setia kepada Iran dan memiliki hubungan dekat dengan Garda Revolusioner.
Kelompok-kelompok PMF telah menggempur banyak pangkalan AS dalam puluhan serangan di Irak dan Suriah.
AS telah menanggapinya dengan serangan udara, termasuk serangan yang menewaskan seorang komandan di Baghdad.
Baca Juga: Bukan Hanya Pakistan, Iran juga Melancarkan Serangan Rudal Ke Dua Negara Ini, Apa Alasannya?
3. Suriah
Suriah merupakan rute transit utama bagi proksi Iran antara Irak dan Lebanon.
Setelah perang saudara Suriah dimulai pada tahun 2011, Iran melakukan intervensi untuk menopang Presiden Bashar al-Assad, dengan mengerahkan para penasihat Garda Revolusi dan para pejuang dari Irak, Pakistan, dan Afghanistan.
Hizbullah dari Lebanon bertempur bersama kelompok-kelompok ini untuk mempertahankan Assad, hingga saat ini mereka tetap dikerahkan di seluruh Suriah.
4. Lebanon
Baca Juga: Petinggi Pasukan Elite Hizbullah Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon
Hizbullah adalah sekutu militan paling setia Iran. Dibentuk pada tahun 1980-an untuk melawan pasukan Israel di Lebanon, Hizbullah memiliki gudang senjata yang terdiri dari puluhan ribu roket dan pejuang terlatih yang telah bertempur melawan kelompok Islam Sunni selama bertahun-tahun di Suriah.
Hizbullah melakukan serangan setiap hari terhadap pasukan Israel di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.
Baca Juga: Perang Makin Memanas, Militer AS-Inggris Luncurkan 73 Serangan ke Yaman
5. Yaman
Kelompok Houthi di Yaman menguasai sebagian besar wilayah negara itu pada tahun 2014 dan telah berperang melawan kelompok Houthi yang didukung oleh Arab Saudi untuk menguasai negara Teluk yang dilanda perang tersebut.
Iran pertama kali mendukung Houthi dalam perang melawan saingannya di Teluk, Riyadh.
Houthi (atau Ansar Allah, nama resmi kelompok ini) kini menembakkan rudal ke Israel dan kapal-kapal dagang serta kapal tanker minyak di Laut Merah.
Atas tindakan tersebut, Amerika Serikat dan Inggris telah menyerang target-target Houthi di Yaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








