Perwakilan RI di Timur Tengah Waspadai Kemungkinan Konflik Meluas

AKURAT.CO Perwakilan RI di Timur Tengah menyiapkan rencana kontingensi untuk melindungi keselamatan WNI di tengah konflik kawasan yang terus berkecamuk, khususnya terkait Israel dan Palestina.
Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, menjelaskan, rencana tersebut semakin mendesak untuk disiapkan sebagai antisipasi bahwa konflik bisa meluas ke negara-negara tetangga di kawasan tersebut.
"Rencana kontingensi sudah dibangun oleh masing-masing perwakilan yang ada di Timur Tengah, untuk mengantisipasi eskalasi lebih lanjut yang membahayakan WNI," katanya dalam keterangan kepada media, Kamis (30/5/2024).
Sesuai prosedur rencana kontingensi, perwakilan RI di Timur Tengah telah menetapkan situasi siaga di sejumlah daerah.
Baca Juga: Indonesia-China Komitmen Cegah Eskalasi Konflik di Timur Tengah
"Kawasan Israel dan Palestina ditetapkan oleh KBRI Amman di Yordania sebagai daerah Siaga Satu karena ancaman keamanan yang sangat tinggi," ujar Judha.
KBRI Beirut menetapkan wilayah Lebanon selatan, yang berbatasan langsung dengan Israel, dalam status Siaga 1.
Sementara wilayah-wilayah Lebanon lainnya ada pada tingkat Siaga 2.
KBRI Teheran juga menetapkan ibu kota Iran itu dalam kondisi Siaga 2.
Kemenlu mencatat jumlah WNI yang menetap di Timur Tengah saat ini terdapat 2.361 orang di Suriah, 217 di Lebanon, 553 di Irak, 387 di Iran, 130 di Israel dan delapan orang di Jalur Gaza.
Judha memastikan bahwa delapan WNI di Gaza merupakan relawan organisasi kemanusiaan MER-C yang tetap bertahan untuk memberi bantuan kepada warga Palestina.
"Semua perwakilan RI di Timur Tengah telah melakukan persiapan. Kita tidak pernah mengharapkan rencana kontingensi tersebut digunakan, namun, sebagai SOP (standar operasional prosedur), semua perwakilan sudah memilikinya," jelasnya.
Selain itu, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, juga sudah mengadakan pertemuan khusus dengan kepala-kepala perwakilan RI di Timur Tengah untuk mengantisipasi eskalasi situasi lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







