Bandara Palm Beach Resmi Berganti Nama Jadi Donald J. Trump International Airport, Tuai Gugatan dan Gelombang Protes

AKURAT.CO Bandara Internasional Palm Beach di Florida resmi berganti nama menjadi President Donald J. Trump International Airport pada Kamis (9/7/2026). Peresmian tersebut langsung memicu kontroversi, mulai dari gugatan hukum hingga protes warga yang menilai keputusan itu sarat kepentingan politik.
Perubahan nama bandara diumumkan setelah pemerintah Florida lebih dulu mengganti nama ruas jalan yang menghubungkan bandara dengan kawasan Mar-a-Lago, kediaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sebagai simbol peresmian, pesawat pribadi milik Trump Organization, Trump Force One, menjadi penerbangan pertama yang mendarat di bandara dengan nama barunya. Pesawat Boeing 757 itu membawa putra Trump, Eric Trump, yang turut menghadiri momen tersebut.
Eric Trump menyebut ayahnya sebagai sosok yang paling berjasa bagi Florida maupun Amerika Serikat. Melalui akun media sosial X, ia mengaku bangga melihat inisial "DJT" kini menjadi identitas bandara yang setiap hari digunakannya.
Sementara itu, Donald Trump juga merayakan perubahan nama tersebut melalui platform Truth Social. Ia menyebut bandara itu sebagai salah satu yang "terbesar dan paling spektakuler di dunia" serta memuji lokasi strategis dan rencana renovasi yang akan dilakukan.
Menurut Trump, perubahan nama itu merupakan sebuah kehormatan besar yang diberikan melalui dukungan suara mayoritas di Palm Beach.
Namun, keputusan tersebut tidak diterima semua pihak. Pergantian nama bandara diperkirakan menghabiskan anggaran hingga 5,5 juta dolar AS untuk mengganti papan nama, identitas visual, serta berbagai kebutuhan administrasi lainnya.
Selain memicu perdebatan publik, kebijakan itu kini menjadi objek dua gugatan hukum yang menentang proses penggantian nama.
Anggota DPR dari Partai Demokrat, Lois Frankel, menjadi salah satu tokoh yang paling keras mengkritik kebijakan tersebut. Ia menilai pemerintah negara bagian mengabaikan aspirasi warga, pelaku usaha, dan para pengguna bandara.
Frankel menegaskan keputusan tersebut diambil oleh pemerintah Florida tanpa memberikan kesempatan yang layak kepada masyarakat Palm Beach untuk menyampaikan pendapat mereka.
Reaksi para penumpang juga terbelah. Sebagian mendukung pemberian nama Trump sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya, sementara banyak lainnya menganggap keputusan itu tidak pantas dan terlalu berlebihan.
Beberapa warga bahkan menyatakan akan menghindari bandara tersebut dan memilih menggunakan bandara lain, seperti Orlando, karena tidak setuju dengan kebijakan tersebut.
Bandara yang melayani lebih dari 8 juta penumpang setiap tahun itu merupakan salah satu fasilitas transportasi penting di Florida dan sering digunakan Donald Trump karena lokasinya sangat dekat dengan Mar-a-Lago.
Perubahan nama ini juga mencatat sejarah baru di Amerika Serikat. Meski sudah ada belasan bandara yang menggunakan nama mantan presiden, bandara di Palm Beach menjadi bandara pertama yang menggunakan nama presiden yang masih menjabat.
Kontroversi tersebut menambah daftar kebijakan terkait pencantuman nama Donald Trump pada fasilitas publik. Sebelumnya, upaya menambahkan nama Trump pada Kennedy Center di Washington juga sempat menjadi polemik sebelum akhirnya dibatalkan melalui putusan pengadilan.
Sumber: thenewdaily
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








