Israel Bombardir Gudang Medis Dekat Rumah Sakit Al-Aqsa di Gaza, Bantuan Kesehatan Ludes Terbakar

AKURAT.CO Serangan udara Israel kembali mengguncang Jalur Gaza. Sebuah gudang penyimpanan obat-obatan dan peralatan medis yang berada di dekat Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa (Al-Aqsa Martyrs Hospital) di Deir al-Balah, Gaza tengah, dilaporkan hancur setelah dihantam serangan udara pada Sabtu (1/8/2026) dini hari.
Ledakan besar tidak hanya meluluhlantakkan bangunan gudang, tetapi juga menghanguskan stok obat-obatan, alat kesehatan, serta memicu kebakaran yang menjalar ke puluhan tenda pengungsian warga Palestina di sekitar lokasi.
Gudang Obat Hancur, Pasien dan Pengungsi Berhamburan
Berdasarkan kesaksian warga setempat, jet tempur Israel menargetkan gudang medis yang berada tepat di samping kompleks Rumah Sakit Al-Aqsa. Tak lama setelah bom menghantam, kobaran api membesar dan meluas hingga ke area pengungsian.
Situasi di sekitar rumah sakit berubah menjadi kepanikan. Pasien, tenaga kesehatan, warga sipil, hingga para pengungsi dilaporkan berlarian mencari perlindungan di tengah kobaran api dan kepulan asap.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun korban luka akibat serangan tersebut.
Israel Sempat Keluarkan Peringatan Evakuasi
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa militer Israel sempat mengeluarkan peringatan evakuasi hanya beberapa menit sebelum serangan dilakukan.
Meski demikian, hancurnya gudang penyimpanan medis dinilai menjadi pukulan baru bagi sistem layanan kesehatan Gaza yang selama berbulan-bulan menghadapi keterbatasan obat-obatan, alat kesehatan, serta pasokan medis akibat konflik yang berkepanjangan.
Krisis Kesehatan Gaza Kian Mengkhawatirkan
Serangan terhadap fasilitas medis terjadi ketika rumah sakit-rumah sakit di Gaza masih berjuang menghadapi krisis pasokan akibat pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan, obat-obatan, dan perlengkapan medis.
Tenaga kesehatan berulang kali memperingatkan bahwa banyak fasilitas kesehatan kini kesulitan menangani pasien karena stok obat terus menipis, bahan medis habis pakai semakin langka, dan sejumlah alat penyelamat nyawa tidak lagi tersedia.
Rusaknya gudang penyimpanan di dekat Rumah Sakit Al-Aqsa dikhawatirkan semakin mengurangi kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada korban luka maupun pasien lainnya.
Terjadi di Tengah Upaya Gencatan Senjata
Serangan terbaru berlangsung ketika muncul harapan baru terhadap proses penghentian konflik di Gaza.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan adanya kesepakatan yang mengatur pelucutan senjata penuh Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza. Dalam skema tersebut, penarikan pasukan Israel disebut akan dilakukan secara bertahap seiring proses pelucutan senjata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






