Vietnam Targetkan 10.000 Talenta AI hingga 2030, Siswa dan ASN Wajib Dibekali Keterampilan Kecerdasan Buatan

AKURAT.CO Vietnam menargetkan melatih sedikitnya 10.000 tenaga profesional kecerdasan buatan (AI) berketerampilan tinggi hingga 2030. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 orang akan dipersiapkan untuk menguasai teknologi inti AI.
Program ambisius tersebut menjadi bagian dari Program Nasional Pengembangan Sumber Daya Manusia Kecerdasan Buatan yang ditandatangani Wakil Perdana Menteri Vietnam Le Tien Chau pada Selasa, menurut situs resmi pemerintah Vietnam.
Program ini dirancang untuk membangun sumber daya manusia AI dengan skala, struktur, dan kualitas yang mampu mendukung pengembangan sektor-sektor teknologi strategis Vietnam.
Pemerintah Vietnam juga ingin kemampuan menggunakan dan menerapkan AI secara bertahap menjadi salah satu kompetensi penting bagi pelajar, pekerja, serta pejabat dan tenaga administrasi pemerintahan pada 2030.
80 Persen Siswa SMA Ditargetkan Kuasai Dasar AI
Dalam sektor pendidikan, pemerintah Vietnam menetapkan target agar sedikitnya 80 persen siswa sekolah menengah dan pendidikan prauniversitas mendapatkan pengetahuan serta keterampilan dasar AI yang disesuaikan dengan usia mereka.
Sementara itu, target yang lebih tinggi diterapkan pada perguruan tinggi. Pemerintah menargetkan 100 persen mahasiswa di institusi pendidikan tinggi memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar terkait AI.
Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa Vietnam tidak hanya berfokus mencetak tenaga ahli AI, tetapi juga berupaya membangun literasi AI sejak bangku sekolah.
Dengan pendekatan tersebut, kemampuan memahami dan memanfaatkan teknologi AI diharapkan menjadi keterampilan umum yang dimiliki generasi muda Vietnam ketika memasuki dunia kerja.
90 Persen ASN Vietnam Ditargetkan Mendapat Pelatihan AI
Program nasional tersebut juga menyasar aparatur pemerintahan.
Pemerintah menargetkan sedikitnya 90 persen pejabat, pegawai negeri, serta karyawan unit pelayanan publik mendapatkan pelatihan dan pembaruan pengetahuan mengenai AI.
Khusus bagi pekerja di sektor pendidikan dan pelatihan, targetnya mencapai 100 persen.
Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menggunakan teknologi AI sekaligus memastikan transformasi digital pemerintahan didukung sumber daya manusia yang memadai.
100.000 Guru dan Dosen Akan Diberi Pelatihan Mendalam
Vietnam juga menyiapkan program pelatihan khusus bagi tenaga pendidik.
Sedikitnya 100.000 guru, dosen, dan pengelola pendidikan ditargetkan memperoleh pelatihan AI secara lebih mendalam hingga 2030.
Pelatihan tersebut diharapkan memperkuat kapasitas tenaga pendidikan dalam memahami, mengajarkan, dan menerapkan teknologi AI di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi.
Program ini sekaligus memperlihatkan strategi Vietnam dalam membangun ekosistem AI dari hulu ke hilir, mulai dari pendidikan dasar, perguruan tinggi, tenaga kerja, hingga sektor pemerintahan.
Vietnam Percepat Pengembangan SDM AI
Melalui program nasional tersebut, Vietnam berupaya memastikan pertumbuhan teknologi AI berjalan seiring dengan kesiapan sumber daya manusia.
Target 10.000 profesional AI berketerampilan tinggi, 1.500 ahli teknologi inti, pelatihan bagi 100.000 tenaga pendidik, serta perluasan literasi AI kepada siswa dan aparatur pemerintah menjadi bagian dari agenda Vietnam menghadapi perubahan kebutuhan tenaga kerja akibat perkembangan kecerdasan buatan.
Kebijakan tersebut juga menempatkan AI sebagai salah satu kompetensi strategis nasional yang tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan teknologi, tetapi juga oleh sektor pendidikan, pemerintahan, dan berbagai bidang pekerjaan lainnya.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





