Israel Tangkap 11 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Mantan Tahanan dan Perempuan

AKURAT.CO Pasukan Israel menangkap 11 warga Palestina, termasuk mantan tahanan dan seorang perempuan, dalam serangkaian penggerebekan di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Kamis dini hari. Dalam operasi tersebut, militer Israel juga menyita sejumlah uang, telepon seluler, dokumen identitas, serta sebuah mobil.
Kantor Media Tahanan Palestina melaporkan, tujuh orang ditangkap dalam penggerebekan di Kota Qalqilya, Tepi Barat bagian utara. Di antara mereka terdapat sejumlah mantan tahanan yang sebelumnya pernah mendekam di penjara Israel.
Penangkapan warga Palestina oleh militer Israel juga terjadi di beberapa wilayah lain, termasuk Nablus, Tulkarem, Silwad, dan sekitar Ramallah. Seorang perempuan ditangkap setelah rumahnya di bagian selatan Kota Nablus digerebek, sementara barang-barang miliknya, termasuk telepon seluler, uang yang jumlahnya tidak disebutkan, dan dokumen identitas, turut disita.
Penangkapan Meluas ke Sejumlah Wilayah Tepi Barat
Menurut Kantor Media Tahanan Palestina, pasukan Israel juga menangkap seorang pemuda di rumahnya di kawasan selatan Kota Tulkarem. Penangkapan lainnya berlangsung di Kota Silwad, timur laut Ramallah, ketika pasukan Israel menggerebek wilayah tersebut.
Dalam operasi di Silwad, militer Israel turut menyita mobil milik seorang pemuda yang ditangkap. Tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai alasan penyitaan kendaraan tersebut.
Selain itu, pasukan Israel menangkap Yousef Ghannam, anggota sekretariat Gerakan Pemuda Fatah sekaligus koordinator Gerakan Pemuda Mahasiswa di Universitas Politeknik Palestina. Ia ditangkap ketika sedang berada di sebuah pos pemeriksaan militer.
Rangkaian penangkapan tersebut menambah daftar operasi keamanan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat. Namun, laporan yang tersedia tidak merinci tuduhan yang dikenakan kepada masing-masing orang yang ditangkap.
Kantor Media Tahanan Palestina Mengecam Penangkapan
Kantor Media Tahanan Palestina mengecam berlanjutnya operasi penangkapan di berbagai wilayah Tepi Barat. Lembaga nonpemerintah tersebut menilai tindakan itu merupakan bagian dari kebijakan berkelanjutan untuk memburu dan membatasi aktivitas warga Palestina.
Lembaga tersebut juga menyoroti kondisi warga Palestina yang ditahan di penjara Israel. Menurut data yang disampaikan dalam laporan tersebut, sekitar 9.350 warga Palestina berada dalam tahanan Israel, termasuk 350 anak-anak dan 90 perempuan.
Sejumlah organisasi hak asasi manusia dilaporkan telah mengungkap dugaan penyiksaan, kekurangan pangan, dan pengabaian kebutuhan medis di penjara Israel. Kondisi tersebut disebut berkontribusi terhadap puluhan kematian dalam tahanan.
Meski demikian, angka jumlah tahanan dan laporan kondisi penjara tersebut merujuk pada data yang dikutip dalam laporan sumber dan belum diverifikasi secara independen dalam penulisan ini.
Situasi di Tepi Barat masih diwarnai operasi penangkapan, penggerebekan rumah, dan pembatasan pergerakan warga Palestina. Perkembangan kasus 11 orang yang ditangkap pada Kamis dini hari tersebut menjadi bagian dari situasi keamanan dan kemanusiaan yang terus menjadi perhatian di wilayah pendudukan itu.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








