Ekspor Ponsel Samsung dari Vietnam Merosot akibat Ketidakpastian Tarif AS

AKURAT.CO Industri ponsel Vietnam kembali tertekan setelah impor ponsel Amerika Serikat anjlok ke level terendah dalam lebih dari lima tahun. Kondisi ini sangat memengaruhi Samsung yang menjadikan Vietnam sebagai pusat produksi utama.
Penurunan besar terjadi pada November 2025 meski ponsel pintar dibebaskan dari tarif AS. Situasi ini menambah tekanan bagi industri yang sudah menghadapi pasar tidak stabil, sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (12/12/2025).
Data resmi Vietnam juga menunjukkan pelemahan ekspor yang cukup signifikan. Tren tersebut sejalan dengan turunnya daya beli dan ketidakpastian perdagangan global.
Pelaku ekspor yang didukung Samsung juga harus menghadapi prospek pasar yang tidak stabil dan permintaan konsumen yang menyusut. Sepanjang tahun, performa ekspor mengalami pasang surut, dengan November menjadi bulan terburuk selama lima tahun terakhir.
Di awal tahun, ekspor sempat melonjak karena upaya mengisi stok sebelum aturan tarif diberlakukan. Namun setelah kebijakan tarif direvisi dan smartphone dibebaskan, kekhawatiran pasar tidak sepenuhnya mereda.
Sejak Agustus, pasar ponsel pintar terus melemah setelah penandatanganan pakta dagang antara AS dan Vietnam. Kondisi ini diperburuk oleh penerapan tarif timbal balik hingga 20 persen.
Meskipun perangkat elektronik dibebaskan dari tarif, ekspor ponsel Vietnam ke AS tetap jatuh. Nilainya turun menjadi kurang dari $410 juta (sekitar Rp6,8 triliun) pada November.
Samsung tidak mengungkapkan data ekspor per negara, tetapi laporan resmi menunjukkan produksi di Vietnam melemah. Seorang eksekutif mengatakan bahwa perusahaan menyesuaikan volume produksi dan ekspor akibat merosotnya minat konsumen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






