iPhone Lipat Disebut Siap Dikirim Desember, iPhone 18 Plus Masih Spekulatif

AKURAT.CO Analis Apple dari Barclays, Tim Long, mengungkap kemungkinan perubahan besar dalam jadwal peluncuran iPhone generasi berikutnya. Ia menyebut model dasar iPhone 18 berpotensi tidak dirilis pada September, melainkan bergeser ke Maret tahun depan.
"Model dasar iPhone 18 kemungkinan akan diumumkan pada bulan Maret tahun depan," kata Long, dikutip dari MacRumors, Sabtu (21/3/2026).
Perubahan ini sejalan dengan rumor yang beredar dalam beberapa bulan terakhir terkait pemisahan jadwal antara model standar dan varian premium. Pendekatan tersebut dinilai dapat memperpanjang siklus perhatian pasar terhadap produk baru Apple.
Selain itu, Long juga mengungkap potensi kehadiran iPhone lipat yang selama ini dirumorkan. Ia menyebut bahwa pengiriman iPhone lipat kemungkinan akan dimulai pada bulan Desember tahun ini atau beberapa bulan setelah peluncuran model Pro.
Jika benar, skenario ini mengingatkan pada strategi Apple saat merilis iPhone X pada 2017 yang hadir belakangan. Apple saat itu memberi jeda waktu agar produk dengan desain baru mendapat sorotan lebih besar.
Baca Juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max Disebut Punya Kamera Telefoto Lebih Canggih, Ini Detailnya
Tak hanya itu, Long juga menyebut Apple tengah menyiapkan dua perangkat tambahan untuk rilis Maret. Ia mencatat akan ada iPhone 18e sebagai model lebih terjangkau serta satu perangkat lain yang disebut sebagai iPhone 18 Plus atau iPhone Air generasi kedua.
Namun, keberadaan iPhone 18 Plus masih belum jelas. Long sendiri menyebutkan "kemungkinan iPhone 18 Plus," tanpa memastikan apakah informasi tersebut benar berasal dari rantai pasok atau sekadar indikasi awal.
Selama beberapa generasi terakhir, Apple memang terlihat bereksperimen dengan lini non1Pro. Setelah menghadirkan seri Plus hingga iPhone 16, Apple sempat menggantinya dengan pendekatan baru melalui lini Air.
Dari sisi pasar, model Plus dan Air diketahui kurang populer dibanding varian lain. Sejumlah laporan industri menunjukkan minat konsumen lebih banyak tertuju pada model Pro dan versi standar.
Karena klaim ini baru muncul dari satu sumber analis dan belum diperkuat laporan lain, validitasnya masih perlu diuji. Untuk saat ini, informasi tersebut sebaiknya dianggap sebagai indikasi awal yang masih berpotensi berubah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



