Viral Erina Gudono Makan Omakase di Rumah Sakit, Apa Bahayanya Makan Ikan Mentah Setelah Melahirkan?

AKURAT.CO Istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono, kembali menjadi perhatian netizen setelah mengunggah instastory memesan omakase privat di rumah sakit.
Menu omakase mewah yang disajikan kepada Erina Gudono terdiri dari 15 hidangan.
Mulai dari appetizer, main course, nigiri soup hingga dessert.
Namun, sejumlah netizen mengungkap bahayanya memakan sushi mentah pascamelahirkan.
Oleh karena itu, berikut penjelasan dokter tentang bahaya dan jenis ikan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui.
Mengutip laman What to Expect (Jumat, 18/10/2024), yang telah ditinjau oleh Dokter Obgyn, dr. Jennifer Wu, ibu menyusui boleh saja makan sushi, asalkan kualitasnya terjamin.
Namun, penting juga untuk memperhatikan bahwa bahan pelengkap sushi tidak membahayakan kesehatan ibu menyusui.
Ikan yang mengandung merkuri juga berpotensi membahayakan ibu dan bayinya karena merkuri yang terdapat dalam daging ikan bisa masuk ke tubuh bayi melalui ASI.
Baca Juga: Trending Topic di X! Tersebar Foto Syur Mirip Abidzar Al Ghifari, Ini Kata Umi Pipik
Namun, meski ada rekomendasi ketat ini, hal tersebut seharusnya tidak menghentikan ibu untuk tetap menyusui.
Baik Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) maupun Kementerian Kesehatan tetap menganjurkan pemberian ASI eksklusif.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengidentifikasi tujuh jenis ikan yang sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui karena kandungan merkuri yang tinggi.
Jenis-jenis ikan tersebut meliputi:
1. Hiu
2. Swordfish
3. King makarel
4. Tilefish
5. Marlin
6. Orange roughy
7. Tuna Bigeye
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga merekomendasikan agar ibu menyusui membatasi konsumsi ikan berikut ini:
Tuna albacore (tuna putih), disarankan untuk tidak mengonsumsinya lebih dari 6 ons (170 gram) per minggu.
Semua jenis ikan yang ditangkap di perairan lokal karena kandungan merkuri dalam habitat atau ikan tersebut tidak diketahui.
Disarankan untuk membatasi konsumsi hingga maksimal 170 gram per minggu. (Maulida Sahla Sabila)
Baca Juga: Panggung Pesta Rakyat Iringi Pelantikan Prabowo-Gibran, Simak Jadwalnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





