Unilever Indonesia Jadi Perusahaan Terbuka dengan Skor ESG Terbaik

AKURAT.CO PT Unilever Indonesia Tbk. meraih penghargaan The Best Listed Company Based on ESG Score dalam ajang CSA Awards 2024.
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Perusahaan pada penerapan prinsip keberlanjutan dan tata kelola berbasis Environmental, Social dan Governance (ESG) secara konsisten.
CSA Awards, yang diselenggarakan Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dan CSA Community, merupakan ajang penghargaan bergengsi yang mengapresiasi emiten dengan kinerja positif dalam beberapa aspek.
Termasuk profitabilitas di masa mendatang, keterbukaan terhadap pemegang saham, Good Corporate Governance (GCG), likuiditas saham, manajemen risiko serta penerapan ESG.
Mengusung tema "Indonesia's Capital Market: Adapting and Evolving in Global Economic Changes," CSA Awards tahun ini menyoroti pentingnya adaptasi pasar modal di tengah tantangan ekonomi global dengan tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan.
Baca Juga: Unilever Indonesia Raih Sertifikasi Greenship Net Zero Ready dan Existing Building Platinum
"Unilever Indonesia secara konsisten mengintegrasikan prinsip-prinsip berkelanjutan di seluruh lini dari operasional bisnis. Tidak hanya menciptakan produk yang memberikan manfaat bagi konsumen, perusahaan juga terus berupaya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," jelas Padwestiana Kristanti selaku Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, melalui keterangannya, Kamis (21/11/2024).
Unilever Indonesia mendorong penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan melalui empat fokus utama yaitu iklim, alam, plastik dan mata pencaharian.
Berbagai inisiatif yang dilakukan termasuk penggunaan energi terbarukan, pertanian regeneratif dan pengurangan plastik, yang semuanya berkontribusi pada pencapaian tujuan keberlanjutan.
Selain itu, Unilever Indonesia juga aktif dalam berbagai program pemberdayaan yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Sebagai langkah konkret upaya kolektif menjaga iklim, pada 2015-2023, Unilever Indonesia telah mengurangi 89,45 persen emisi karbon.
Baca Juga: Tata Kelola Unilever Indonesia Menjadi yang Terbaik di Sektor FMCG
Di tahun 2023 sendiri, Unilever Indonesia juga berhasil mengurangi 11,22 persen emisi karbon (cakupan satu dan dua) dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, pada 2023, perusahaan berhasil mengumpulkan dan memproses 56.159 ton sampah plastik, lebih banyak dari yang digunakan untuk menjual produk.
Dalam upaya melindungi dan meregenerasi alam, salah satu implementasi perusahaan adalah penggunaan teh pada produk SariWangi yang telah mendapatkan sertifikasi Rainforest Alliance.
Pada fokus peningkatan mata pencaharian, sekitar 35.000 petani kedelai hitam dan kelapa gula telah berpartisipasi dalam rantai pasokan Kecap Bango melalui program Petani Kedelai Hitam.
Untuk menjaga tata kelola, perusahaan menjalankan serangkaian evaluasi pencapaian strategi keberlanjutan yang dikaji setiap tahunnya oleh direksi.
Baca Juga: Lanjutkan Inisiatif Santri Berseri, Unilever Luncurkan Program #AksiCantik
Padwestiana mengatakan, evaluasi mencakup kemajuan dalam pencapaian fokus program keberlanjutan dan evaluasi dalam hal penerapan Pedoman Prinsip Bisnis (Code of Business Principles/CoBP).
"Penghargaan ini memacu kami dalam menerapkan bisnis berkelanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik demi mewujudkan masa depan yang lebih lestari," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








