AKURAT.CO Bebek dikenal sebagai unggas yang memiliki daya tahan tubuh cukup kuat, namun ada kalanya peternak menemukan bulu bebek rontok dalam jumlah banyak.
Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan maupun perawatan bebek yang kurang tepat.
Mengetahui penyebab rontoknya bulu bebek sangat penting agar peternak dapat memberikan penanganan yang sesuai dan mencegah kerugian.
Jika dibiarkan, bulu yang rontok berlebihan bisa mengganggu aktivitas bebek dan menurunkan produktivitasnya.
Faktor Kesehatan dan Lingkungan
Bulu bebek mudah rontok dapat disebabkan oleh parasit eksternal seperti kutu dan tungau yang menyerang kulit.
Serangan hama ini membuat bebek sering menggaruk tubuhnya sehingga bulu lebih cepat patah dan rontok.
Selain itu, lingkungan kandang yang lembap dan kotor juga memicu munculnya jamur yang merusak kesehatan bulu. Jika kebersihan tidak dijaga, bulu bebek akan kehilangan kilau alaminya dan mudah rusak.
Pola Makan dan Periode Alami
Selain faktor kesehatan, pola makan juga berpengaruh terhadap kerontokan bulu. Kekurangan protein, vitamin dan mineral tertentu dapat menyebabkan bulu tumbuh rapuh dan mudah terlepas.
Di samping itu, bebek juga mengalami fase moulting atau pergantian bulu secara alami setiap periode tertentu.
Pada fase ini, rontoknya bulu merupakan proses normal yang akan digantikan dengan bulu baru yang lebih sehat.
Peternak hanya perlu memastikan bebek mendapat asupan gizi yang cukup agar fase moulting berjalan lancar tanpa menurunkan kondisi tubuh.
Dengan pemeliharaan yang baik, termasuk menjaga kebersihan kandang, menyediakan pakan bergizi, serta melakukan pemeriksaan rutin, bulu bebek bisa tetap kuat dan berkilau.
Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan mengobati kerontokan parah yang sudah terjadi. Hal ini juga membantu menjaga kualitas produksi, baik telur maupun daging bebek.
Laporan: Nora Niswatun Choirina/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









