Rokok dan Asam Lambung: Bahaya yang Sering Diabaikan

AKURAT.CO Rokok telah lama dikenal sebagai penyebab berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit paru-paru hingga jantung.
Namun, masih banyak yang belum menyadari bahwa kebiasaan merokok juga berdampak serius terhadap kesehatan lambung, khususnya asam lambung.
Merokok dapat memperburuk kondisi lambung dan meningkatkan risiko penyakit maag hingga gastroesophageal reflux disease (GERD).
Pengaruh Rokok terhadap Asam Lambung
Kebiasaan merokok dapat memperparah gangguan asam lambung karena kandungan nikotin di dalam rokok mampu melemahkan sfingter esofagus bagian bawah.
Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa nyeri atau panas di dada.
Selain itu, rokok juga menurunkan produksi air liur yang berfungsi menetralkan asam lambung.
Nikotin merangsang peningkatan produksi asam lambung sekaligus mengurangi aliran darah ke lapisan mukosa lambung.
Kondisi ini membuat lapisan lambung dan esofagus lebih rentan mengalami iritasi serta memperlambat proses penyembuhan.
Karena itu, penderita asam lambung sangat disarankan untuk berhenti merokok guna mencegah GERD kronis.
Gejala Gangguan Lambung Akibat Merokok
Perokok yang mengalami gangguan asam lambung umumnya merasakan sejumlah keluhan, antara lain:
Baca Juga: Sempat Terkepung Kayu Gelondongan, Pesantren Darul Mukhlisin Aceh Tamiang Kembali Bernapas
-
Mual
-
Perut kembung
-
Nyeri atau perih di ulu hati meski tidak terlambat makan
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi GERD kronis yang berisiko menyebabkan peradangan hingga luka pada kerongkongan.
Manfaat Berhenti Merokok bagi Asam Lambung
Berhenti merokok terbukti dapat membantu meredakan gejala maag dan memperbaiki kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.
Setelah berhenti merokok, produksi asam lambung akan berangsur kembali normal sehingga rasa perih di ulu hati berkurang. Lapisan lambung dan esofagus juga mulai pulih dan menjadi lebih tahan terhadap iritasi.
Sebuah penelitian terhadap 141 mantan perokok menunjukkan bahwa sekitar 43,9 persen responden tidak lagi mengalami kekambuhan GERD selama satu tahun terakhir setelah berhenti merokok.
Sebaliknya, mereka yang tetap merokok tidak menunjukkan perbaikan signifikan terhadap gejala refluks asam.
Temuan ini mempertegas bahwa berhenti merokok berperan penting dalam mencegah dan meredakan gangguan asam lambung.
Cara Berhenti Merokok demi Kesehatan
Untuk berhenti merokok, seseorang disarankan berkonsultasi dengan dokter terkait penggunaan terapi pengganti nikotin atau obat-obatan yang dapat membantu mengurangi keinginan merokok.
Menentukan tanggal berhenti, menghindari situasi pemicu, serta mengisi waktu dengan aktivitas positif juga dapat membantu proses berhenti merokok.
Dukungan keluarga dan teman, serta penggunaan pengalih seperti permen atau camilan sehat, turut berperan dalam keberhasilan berhenti merokok.
Rokok bukan hanya berbahaya bagi paru-paru dan jantung, tetapi juga berdampak besar terhadap kesehatan lambung.
Baca Juga: BNPB Tindaklanjuti Arahan Prabowo soal Atap Huntara Korban Bencana di Sumatera
Kandungan nikotin di dalam rokok dapat meningkatkan produksi asam lambung, melemahkan katup esofagus, serta menghambat penyembuhan jaringan lambung.
Berhenti merokok terbukti efektif mengurangi gejala asam lambung dan menurunkan risiko kekambuhan GERD.
Dengan dukungan medis, pola hidup sehat, dan tekad yang kuat, menjaga kesehatan pencernaan dari dampak buruk rokok bukanlah hal yang mustahil.
Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








