Apa Itu Vaksin Booster? Ini Pengertian, Manfaat, dan Pentingnya bagi Kesehatan

AKURAT.CO Vaksin booster merupakan istilah yang sering muncul sejak program vaksinasi COVID-19 berjalan. Meski begitu, masih banyak orang yang bertanya-tanya, apa itu vaksin booster dan mengapa perlu dilakukan setelah vaksin dosis utama.
Agar tidak bingung, simak penjelasan lengkap tentang vaksin booster berikut ini.
Baca Juga: Pemkot Bandung Gencarkan Vaksin Booster, Yana Sebut Persediaan Cukup
Pengertian Vaksin Booster
Vaksin booster adalah suntikan lanjutan yang diberikan untuk memperkuat kembali sistem kekebalan tubuh setelah efektivitas vaksin primer (dosis awal) menurun. Penurunan ini dapat terjadi akibat berkurangnya antibodi seiring waktu atau munculnya mutasi virus.
Pemberian vaksin booster dapat dilakukan secara homolog, yaitu menggunakan jenis vaksin yang sama dengan dosis sebelumnya, atau secara heterolog, yaitu menggunakan jenis vaksin yang berbeda, misalnya vaksin primer Sinovac yang diikuti booster Moderna.
Tujuan vaksin booster adalah menjaga perlindungan optimal, menurunkan risiko gejala berat, serta mendukung terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity).
Baca Juga: Jokowi: Covid-19 Masih Ada, Jangan Lengah Pakai Masker dan Tingkatkan Vaksin Booster
Manfaat Utama Vaksin Booster
Berikut beberapa manfaat dari vaksin booster bagi tubuh kita, di antaranya:
1. Meningkatkan antibodi tubuh
Vaksin booster berfungsi untuk meningkatkan kembali kadar antibodi yang menurun seiring waktu. Dengan antibodi yang lebih tinggi, tubuh mampu melawan varian virus baru secara lebih efektif.
2. Mengurangi risiko gejala berat
Pemberian vaksin booster dapat menurunkan kemungkinan mengalami infeksi berat, komplikasi serius, hingga rawat inap, terutama pada kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit bawaan.
3. Membantu menekan penularan virus
Selain melindungi individu, vaksin booster juga berperan dalam mengurangi penyebaran virus di masyarakat. Hal ini membantu memutus rantai penularan dan mendukung tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity).
4. Menjaga perlindungan jangka panjang
Booster membantu memperpanjang daya tahan sistem imun sehingga perlindungan terhadap penyakit tetap optimal dalam jangka waktu yang lebih lama, meskipun virus terus mengalami mutasi.
Baca Juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Keramaian
Siapa yang Perlu Mendapatkan Vaksin Booster?
Berikut kelompok yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin booster:
- Orang dewasa yang telah menyelesaikan vaksinasi primer
Vaksin booster membantu memperpanjang daya tahan kekebalan tubuh, terutama terhadap varian virus yang terus berkembang.
- Lansia (usia lanjut)
Kelompok lansia memiliki risiko lebih tinggi mengalami gejala berat dan komplikasi, sehingga menjadi prioritas utama dalam program vaksin booster.
- Tenaga kesehatan
Dengan tingkat paparan yang tinggi setiap hari, tenaga kesehatan membutuhkan perlindungan ekstra untuk menjaga keselamatan diri dan pasien.
- Orang dengan penyakit penyerta (komorbid)
Penderita penyakit seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung berisiko mengalami komplikasi serius jika terinfeksi, sehingga vaksin booster sangat dianjurkan.
- Kelompok dengan risiko paparan tinggi
Petugas layanan publik atau individu yang tinggal dan bekerja di wilayah dengan tingkat penularan tinggi juga disarankan mendapatkan booster.
Pemberian vaksin booster tetap harus mengikuti kebijakan terbaru dari Kementerian Kesehatan serta mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing individu berdasarkan rekomendasi tenaga medis.
Vidhia Ramadhanti (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






