Mengenal Sifat Hasad, Rasa Iri Hati Dan Cemburu Berlebihan Yang Dapat Merugikan Diri Dan Lingkungan Sekitar

AKURAT.CO - Sifat hasad atau yang dikenal sebagai rasa iri hati atau cemburu yang berlebihan, merupakan sifat yang merugikan baik bagi individu yang merasakannya maupun bagi lingkungan sekitarnya.
Sifat hasad dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari iri terhadap prestasi seseorang hingga iri terhadap keberuntungan materi.
Hasad sering kali timbul dari ketidakpuasan diri sendiri atau rasa rendah diri. Individu yang merasa kurang mampu atau tidak mampu mencapai kesuksesan seringkali cenderung merasakan hasad terhadap orang lain yang berhasil. Asal usulnya seringkali bersumber dari perbandingan sosial yang tidak sehat.
Baca Juga: Doa Supaya Dijauhkan dari Sifat Dengki
Rasulullah melarang sifat ini ada pada umat Islam, beliau bersabda,
عن أنسٍ رَضِيَ اللهُ عَنهُ أَنَّ النَّبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم قَالَ : لَا تَبَاغَضُوا، وَلَا تَحَاسَدُوا، وَلاَ تَدَابَرُوا، وَلَا تَقَاطَعُوا، وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إخْوَاناً، وَلَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أنْ يَهْجُرَ أخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثٍ . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Artinya: "Dari Anas ra. yang berkata bahwa Nabi saw. bersabda: Janganlah kalian saling membenci, saling mendengki, saling memalingkan muka, dan saling memutuskan ikatan, dan jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah bersaudara. Tidaklah halal bagi seseorang muslim untuk mengabaikan dan tidak bertegur sapa dengan saudaranya lebih dari tiga hari."
Hadis lain yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah juga menyebutkan tentang bahaya sifat dengki, sebagai berikut:
وَعَنْ أَبِي هُرَيرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أنَّ النبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم قَالَ : إِيَّاكُمْ وَالحَسَدَ، فَإنَّ الحَسَدَ يَأكُلُ الحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النًارُ الحَطَبَ، أَوْ قَالَ : العُشْبَ . رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ
Artinya: "Dari Abu Hurairah ra. yang berkata bahwa Nabi saw. bersabda: Jauhilah oleh kalian sifat dengki, karena sesungguhnya dengki itu dapat memakan kebaikan sebagaimana api melalap kayu bakar Atau bersabda: rumput." (HR Abu Daud).
Sifat hasad dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan emosional individu yang merasakannya. Ia terjebak dalam siklus perbandingan dan keinginan untuk meraih apa yang dimiliki orang lain, tanpa mempertimbangkan usaha dan perjuangan yang dilakukan oleh orang tersebut.
Hasad juga dapat merusak hubungan sosial. Ketika seseorang terlalu fokus pada keberhasilan orang lain, ia mungkin kehilangan rasa syukur terhadap pencapaian dan kebahagiaan pribadinya sendiri. Hal ini dapat menyebabkan perpecahan hubungan dengan teman, keluarga, atau rekan kerja.
Baca Juga: 3 Fakta Tentang Sifat Dengki, Dapat Mengingkari Kekuasaan Allah
Sikap hasad dapat menghalangi individu untuk berkembang secara pribadi dan profesional. Alih-alih belajar dari keberhasilan orang lain, individu yang terperangkap dalam hasud cenderung memfokuskan energi mereka pada perasaan negatif, mengabaikan peluang untuk belajar dan tumbuh.
Penting untuk mengenali dan mengatasi sifat hasad. Meningkatkan rasa percaya diri, berfokus pada perkembangan pribadi, dan menghargai pencapaian orang lain dapat membantu mengurangi hasud.
Sifat hasad, meskipun manusiawi, perlu dikenali dan dikendalikan untuk mewujudkan hubungan sosial yang sehat dan berkembang secara pribadi.
Melalui pemahaman diri dan pengembangan positif, individu dapat mengatasi hasad dan mengarahkannya ke arah yang konstruktif bagi pertumbuhan pribadi dan hubungan interpersonal.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





