Rebo Wekasan 2024 Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Makna, dan Tradisinya

AKURAT.CO Rebo Wekasan, juga dikenal sebagai Rabu Pungkasan, adalah tradisi yang dijalankan oleh sebagian masyarakat Indonesia, terutama di Jawa dan Madura.
Tahun 2024, Rebo Wekasan akan jatuh pada hari Rabu, 4 September 2024 bertepatan dengan 29 Safar 1445 H.
Rebo Wekasan dirayakan pada hari Rabu terakhir di bulan Safar menurut penanggalan Hijriyah. Oleh karena itu, tanggal ini bisa berbeda setiap tahunnya sesuai dengan perhitungan kalender Hijriyah.
Rebo Wekasan memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat yang merayakannya.
Menurut kepercayaan sebagian masyarakat, hari tersebut dianggap sebagai hari di mana bencana atau musibah besar bisa terjadi.
Baca Juga: Gadis Kenakan Jilbab Viral Lantaran Gunakan Rok Pendek, Ini Respons Al-Qur'an
Oleh karena itu, berbagai amalan dan doa dilakukan untuk memohon perlindungan dari Allah SWT agar terhindar dari segala bentuk mara bahaya.
Makna dari Rebo Wekasan juga terkait dengan harapan agar sisa tahun yang tersisa setelah bulan Safar dipenuhi dengan berkah dan keselamatan.
Meskipun tidak ada dalil yang kuat dalam Islam yang mendasari perayaan ini, tradisi ini tetap dijaga oleh beberapa komunitas sebagai bentuk kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.
Beragam tradisi dan amalan dilakukan oleh masyarakat pada hari Rebo Wekasan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Pengajian dan Doa Bersama:
Pada malam sebelum atau tepat di hari Rebo Wekasan, banyak masyarakat yang mengadakan pengajian dan doa bersama. Tujuannya adalah untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT.
2. Mandi Safar:
Beberapa daerah di Jawa dan Madura memiliki tradisi mandi bersama di sungai atau sumber air yang dianggap suci pada hari Rebo Wekasan. Mandi ini dipercaya dapat membersihkan diri dari berbagai hal negatif dan membawa keberkahan.
Baca Juga: Memakai Jilbab tetapi Membuka Aurat yang Lain, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
3. Sedekah dan Pembagian Nasi Berkat:
Pada hari Rebo Wekasan, sebagian masyarakat membagikan nasi berkat atau makanan kepada tetangga dan kerabat. Sedekah ini diharapkan dapat menolak bala dan membawa keberkahan.
4. Pembuatan dan Pembacaan Shalawat Tibbil Qulub:
Shalawat Tibbil Qulub adalah salah satu shalawat yang sering dibacakan pada hari Rebo Wekasan. Shalawat ini dipercaya memiliki kekuatan untuk menolak bala dan mendatangkan kesehatan.
Rebo Wekasan adalah salah satu tradisi yang masih dilestarikan oleh sebagian masyarakat Indonesia, meskipun tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam.
Namun, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan harapan akan keselamatan menjadi inti dari perayaan ini.
Bagi yang ingin mengikuti tradisi ini, penting untuk melakukannya dengan niat yang baik dan menjaga persaudaraan di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









