Video Viral Guru Salsa Ditonton saat Sahur, Apakah Puasanya Sah?

AKURAT.CO Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan video viral guru salsa yang memikat perhatian warganet.
Tak sedikit orang yang justru menonton video tersebut di waktu sahur, waktu yang seharusnya digunakan untuk mempersiapkan diri menjalani ibadah puasa dengan baik.
Pertanyaannya, apakah menonton video seperti itu saat sahur memengaruhi keabsahan puasa seseorang? Bagaimana Islam memandang hal ini?
Dalam Islam, sahur adalah momen yang dianjurkan karena memiliki banyak keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً
"Makan sahurlah kalian, karena di dalam sahur itu terdapat keberkahan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Sahur tidak hanya tentang mengisi energi fisik, tetapi juga menjadi waktu untuk memperbanyak doa, dzikir, dan persiapan spiritual menjelang ibadah puasa.
Oleh karena itu, menghabiskan waktu sahur dengan menonton konten yang tidak bermanfaat — apalagi yang berpotensi mengarah pada hal yang melalaikan — dapat mengurangi esensi keberkahan sahur tersebut.
Baca Juga: Video Viral Guru Salsa Ditonton saat Berpuasa, Apa Hukum Puasanya?
Namun, apakah menonton video seperti tarian salsa membatalkan puasa? Untuk menjawab ini, kita perlu memahami bahwa sah atau tidaknya puasa bergantung pada terpenuhinya rukun dan syarat puasa, yakni niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan hubungan suami istri. Menonton video semacam itu tidak termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa secara fiqih.
Meski begitu, Islam menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga menjaga seluruh panca indera dari hal yang bisa mengurangi pahala. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh pada usahanya meninggalkan makan dan minumnya." (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga perilaku, ucapan, dan pandangan adalah bagian penting dari ibadah puasa. Jika konten video yang ditonton mengandung unsur yang tidak sesuai dengan adab Islam — seperti gerakan yang mengundang syahwat atau mengarahkan pada kelalaian — maka hal itu berpotensi merusak pahala puasa meskipun tidak membatalkannya.
Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur'an:
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
"Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra’: 32)
Menjaga pandangan dari hal-hal yang dapat membangkitkan syahwat adalah bentuk menjauhi hal yang mendekati zina.
Menonton video dengan gerakan yang mengarah pada godaan syahwat, apalagi di waktu sahur yang seharusnya penuh keberkahan, adalah sesuatu yang sebaiknya dihindari.
Jadi, apakah puasanya sah? Ya, puasanya tetap sah selama seseorang memenuhi syarat dan rukun puasa.
Namun, yang perlu diingat adalah kualitas puasa tidak hanya diukur dari sah atau tidaknya, tetapi juga dari seberapa baik seseorang menjaga dirinya dari hal yang bisa mengurangi pahala dan esensi puasa.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








