Takbiran Idul Adha Dilaksanakan Sejak Kapan sampai Kapan?

AKURAT.CO Takbir pada Idul Adha bukan sekadar tradisi malam hari menjelang salat ied. Ia adalah ibadah yang memiliki pijakan syar’i dan ruang waktu tertentu yang disepakati para ulama.
Lantunan takbir ini menjadi simbol pengagungan kepada Allah yang menggema dari lisan umat Islam, mempertegas nilai pengorbanan dan ketundukan yang menjadi ruh dari Hari Raya Kurban.
Pertanyaan yang sering muncul, terutama dari kalangan anak-anak muda dan jamaah awam, adalah: kapan tepatnya takbir Idul Adha dimulai dan sampai kapan boleh dilaksanakan?
Takbiran Idul Adha dimulai sejak pagi hari tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu hari Arafah, setelah masuk waktu subuh. Ini dikenal dengan istilah takbir muthlaq, yaitu takbir yang boleh dilantunkan kapan saja tanpa terikat waktu dan tempat tertentu.
Ia bisa dibaca di rumah, di jalan, di pasar, bahkan dalam kendaraan. Takbir ini dilestarikan sepanjang hari Arafah, hingga Idul Adha, dan terus berlanjut selama hari-hari tasyriq.
Baca Juga: Teks Takbiran Idul Adha 2025, Cocok untuk Anak-anak dan Remaja
Kemudian, pada 10 Dzulhijjah setelah salat Id, takbir berlanjut namun dengan bentuk yang lebih spesifik: takbir muqayyad. Takbir ini dibaca setiap selesai salat fardhu, baik secara berjamaah maupun munfarid.
Waktu pelaksanaannya dimulai sejak setelah salat subuh pada hari Arafah (bagi yang tidak sedang berhaji), atau setelah salat Idul Adha (bagi yang telah menunaikannya), dan terus dilaksanakan hingga setelah salat asar tanggal 13 Dzulhijjah.
Dengan demikian, total waktu takbiran berlangsung selama lima hari: dari subuh 9 Dzulhijjah hingga asar 13 Dzulhijjah. Selama periode itu, umat Islam disunnahkan untuk memperbanyak takbir sebagai bentuk dzikir dan pengagungan kepada Allah.
Adapun teks takbir yang umum dibaca dalam waktu tersebut adalah sebagai berikut:
الله أكبر الله أكبر الله أكبر
لا إله إلا الله
الله أكبر الله أكبر
ولله الحمد
الله أكبر كبيرا
والحمد لله كثيرا
وسبحان الله بكرة وأصيلا
لا إله إلا الله
ولا نعبد إلا إياه
مخلصين له الدين ولو كره الكافرون
لا إله إلا الله وحده
صدق وعده
ونصر عبده
وأعز جنده
وهزم الأحزاب وحده
لا إله إلا الله
والله أكبر
الله أكبر ولله الحمد
Baca Juga: Kapan Malam Takbiran Idul Adha 2025? Cek Jadwal Lengkap dengan Bacaan Takbir!
Membiasakan diri melantunkan takbir pada waktunya bukan hanya memperkuat nuansa religius Idul Adha, tetapi juga menjadi bentuk ketaatan terhadap syariat yang menghidupkan hati dan menyatukan umat.
Maka, alangkah baiknya jika tradisi takbiran ini dipelihara dan dilestarikan oleh seluruh kalangan, termasuk anak-anak dan remaja, agar mereka tumbuh dengan semangat ibadah yang kokoh sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









