AKURAT.CO Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran sosial agar umat Islam merasakan langsung penderitaan kaum kurang mampu.
Hal itu disampaikan Pengasuh Ponpes Tahfidzul Quran Al Azhar Batul Islah, Muhammad Jakarianto, S.Pd., M.M., dalam tayangan TikTok Akurat.co, Kamis (19/02/2026) pukul 17.45 WIB.
Dalam pernyataannya, ia menjawab pertanyaan mengenai makna puasa sebagai bentuk empati terhadap orang yang hidup dalam kekurangan.
“Puasa mengajarkan kita untuk merasakan apa yang dirasakan oleh saudara kita yang kekurangan,” ujarnya.
Menurutnya, proses belajar terbagi menjadi dua, yakni teori dan praktik. Seseorang bisa memahami kondisi orang lapar melalui bacaan, namun pengalaman langsung menahan lapar akan menghadirkan pemahaman yang lebih mendalam.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah 1 Ramadhan Hari Ini di Depok: 19 Februari 2026
“Kita mungkin bisa membaca bagaimana rasanya kelaparan, tetapi kita lebih tahu rasanya ketika kita merasakannya sendiri,” kata dia.
Ia menegaskan, ibadah puasa memiliki dampak berantai terhadap ibadah sosial lainnya. Saat berpuasa, seseorang terdorong untuk lebih peduli dan ringan tangan membantu sesama.
“Ketika kita berpuasa, yang awalnya mungkin cuek melihat orang kekurangan, menjadi ingin membantu dengan harapan mendapatkan rida Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tuturnya.
Muhammad Jakarianto juga mengutip hadis riwayat Muhammad yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi tentang empat golongan yang dirindukan surga. Golongan tersebut antara lain orang yang gemar membaca Al-Qur’an, menjaga lisan, memberi makan kepada yang lapar, dan berpuasa di bulan Ramadan.
Ia menambahkan, puasa membentuk karakter kepedulian sosial dan mendorong umat Islam menjadi pribadi yang dermawan. Dalam kesempatan itu, ia juga mengutip hadis, “Al-yadul ‘ulya khairun minal yad as-sufla” yang berarti tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.
“Puasa tidak hanya mengajarkan kita menahan lapar dan haus, tetapi juga peduli dan menyayangi sesama,” katanya.
Baca Juga: 15 Link Download Poster Marhaban ya Ramadhan 2026 dengan Desain Kekinian
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak umat Islam untuk berdoa agar ibadah puasa diterima dan mampu mengantarkan pada derajat takwa.
“Semoga Allah menerima puasa kita dan menjadikan kita golongan orang-orang yang bertakwa,” ujarnya.
Tayangan dakwah tersebut dipublikasikan melalui akun TikTok Akurat.co setiap menjelang berbuka puasa. Program ini didukung oleh PNM (Pemodalan Nasional Madani), BSI (Bank Syariah Indonesia) dan Jamkrindo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








