Gus Kikin Pastikan Sejumlah Pengurus Lama Tetap Masuk Struktur PBNU

AKURAT.CO Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, memastikan sejumlah pengurus periode sebelumnya akan tetap masuk dalam kepengurusan PBNU yang baru.
Namun, Gus Kikin mengatakan penyusunan struktur kepengurusan belum rampung. Ia menyebut baru sejumlah nama yang telah ditentukan setelah dirinya menjalani rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU.
"Ada, pasti ada pengurus yang dari lama. Tadi pagi saya sampaikan, saya kebetulan didampingi Gus Gudfan dari Bendahara Umum, saya sampaikan bahwa sementara ini memang baru ada itu," kata Gus Kikin seusai bertemu dengan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amoudi, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga: 5 Poin Utama Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Sesaat Setelah Ditetapkan sebagai Ketum PBNU
Gus Kikin mengaku masih membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung padat. Kondisi tersebut membuat proses penentuan susunan pengurus belum dilakukan secara menyeluruh.
"Memang belum sempat karena saya butuh istirahat kemarin setelah acara Muktamar itu. Nah, ini saya ada dua hari lebih itu harus tidur karena memang cukup padat acara-acaranya. Ini juga baru masuk dan masih batuk-batuk, sehingga baru beberapa nama saja," ujarnya.
Dalam menentukan sejumlah posisi penting di PBNU, Gus Kikin mengatakan akan tetap mempertahankan tradisi NU melalui proses istikharah. Salah satu posisi yang masih menunggu proses tersebut adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU.
"Tetapi yang penting intinya bahwa untuk posisi-posisi penting itu, saya tetap menjaga tradisi NU, kita istikharah," kata dia.
Menurutnya, posisi Sekjen membutuhkan pertimbangan matang karena kepengurusan PBNU ke depan diharapkan dapat menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak.
Baca Juga: Rekam Jejak Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin yang Jarang Banyak Orang Tahu
"(Posisi) Sekjen menunggu istikharah. Itu kita harus banyak pertimbangan, lah, karena kita mau semuanya menjaga hubungan yang baik dengan siapa pun," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







