Terungkap! Segini Harta Kekayaan Isa Rachmatarwata, Dirjen Kemenkeu yang Jadi Tersangka Skandal Jiwasraya

AKURAT.CO Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) resmi menetapkan Isa Rachmatarwata (IR) sebagai tersangka dalam kasus megakorupsi PT Asuransi Jiwasraya (AJS).
Isa, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Dirjen Anggaran Kemenkeu), diduga terlibat dalam skandal yang merugikan negara hingga Rp16,8 triliun.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang disampaikan pada 29 Februari 2024, total kekayaan Isa tercatat sebesar Rp38,96 miliar, yang terdiri dari:
- Tanah dan bangunan. Rp8,8 miliar
- Alat transportasi: Rp1,5 miliar
- Surat berharga: Rp19,5 miliar
- Kas dan setara kas: Rp5,7 miliar
- Harta lainnya: Rp3,1 miliar
- Utang: Rp302 juta
Baca Juga: Peran Isa Rachmatarwata dalam Skandal Jiwasraya: Restui Produk Asuransi Saat Perusahaan Bangkrut
Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa Isa diduga memberikan persetujuan terhadap pemasaran produk JS Saving Plan, meskipun saat itu kondisi keuangan Jiwasraya sudah kritis.
"Produk ini diciptakan oleh Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, dan Syahmirwan, dengan persetujuan tersangka IR. Padahal, produk ini tidak bisa dipasarkan sebagai asuransi tanpa izin dari Bapepam-LK," ujar Qohar, dikutip pada Sabtu (8/2/2025).
JS Saving Plan menawarkan imbal hasil investasi tinggi, mencapai 9-13 persen, jauh di atas suku bunga rata-rata Bank Indonesia yang saat itu hanya 7,5-8,5 persen.
Skema ini justru membebani keuangan Jiwasraya dan mempercepat kebangkrutan perusahaan.
Isa dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Ia kini ditahan di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan.
Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya, Isa Rachmatarwata Ditahan di Rutan Salemba
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







