AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan segera melakukan pemeriksaan terhadap mantan Ketua DPD, La Nyalla Mahmud Mattalitti.
Pemanggilan pemeriksaan terhadap La Nyalla berkaitan dengan penyidikan kasus korupsi pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022.
Menurut Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, penyidik akan mengonfirmasi barang bukti diduga terkait perkara yang berhasil ditemukan di rumah La Nyalla.
"Tentu (dipanggil) karena harus dikonfirmasi. Kita melakukan penggeledahan di tempat beliau, di tempat yang bersangkutan, barang-barangnya ada yang tentu kita harus konfirmasi," ujarnya, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/4/2025).
Kediaman La Nyalla di kawasan Mulyorejo, Surabaya, juga kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim sudah digeledah tim KPK.
Baca Juga: Penggeledahan Rumah La Nyalla Terkait Statusnya sebagai Mantan Wakil Ketua KONI Jatim
Ditemukan sejumlah barang bukti diduga terkait perkara.
Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan status La Nyalla sebagai Wakil Ketua KONI Jatim 2010-2019.
Menurut KPK, KONI Jatim menjadi salah satu pihak yang mendapat dana hibah.
Soal penggeledahan dan rencana pemeriksaan terhadap La Nyalla tersebut berkaitan dengan peran tersangka Kusnadi selaku mantan Ketua DPRD Provinsi Jatim.
"Kebetulan ya Pak Kusnadi ini yang di KONI," kata Asep.
Diketahui, KPK sedang mengembangkan dugaan suap dana hibah untuk pokmas dari APBD Jatim tahun anggaran 2019-2022.
Atas pengembangan kasus itu, KPK telah menjerat 21 tersangka.
Baca Juga: Setelah Rumah La Nyalla, Tim KPK Geledah Kantor KONI Jatim
Para tersangka juga sudah dicegah bepergian ke luar negeri. Mereka adalah;
1. Achmad Iskandar (wakil ketua DPRD)
2. Ahmad Heriyadi (swasta)
3. Mahhud (anggota DPRD)
4. Achmad Yahya M. (guru)
5. R. A. Wahid Ruslan (swasta)
6. Anwar Sadad (wakil ketua DPRD)
7. Jodi Pradana Putra (swasta)
8. Hasanuddin (swasta)
9. Ahmad Jailani (swasta)
10. Mashudi (swasta)
11. Bagus Wahyudyono (staf sekwan)
12. Kusnadi (ketua DPRD)
13. Sukar (kepala desa)
14. A. Royan (swasta)
15. Wawan Kristiawan (swasta)
16. Fauzan Adima (wakil ketua DPRD Sampang)
17. Ahmad Affandy (swasta)
18. M. Fathullah (swasta)
19. Abd. Mottolib (swasta/ketua DPC Gerindra Sampang)
20. Jon Junadi (wakil ketua DPRD Probolinggo)
21. Moch. Mahrus (bendahara DPC Gerindra Probolinggo).
Selain itu, penyidik KPK juga telah menggeledah sejumlah kantor di lingkungan Pemprov Jatim.
Dari penggeledahan beberapa waktu lalu, penyidik mengamankan dan menyita dokumen hingga barang elektronik terkait suap dana hibah.
Tak hanya itu, KPK juga telah menggeledah 10 rumah di Kota Surabaya hingga Kabupaten Sumenep pada 30 September sampai 3 Oktober.
Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah barang yang diduga terkait kasus tersebut, yakni tujuh unit mobil merk Alphard, Pajero, Honda CRV, Toyota Innova, Hillux Double Cabin, Toyota Avanza dan satu unit Isuzu.
Baca Juga: Usai Penggeledahan Rumah, KPK Buka Peluang Periksa La Nyalla Soal Korupsi Dana Hibah Jatim
Kemudian satu unit jam tangan Rolex dan dua unit cincin berlian, uang tunai dalam mata uang asing dan Rupiah yang bila ditotal senilai kurang lebih Rp1 miliar, serta barang bukti elektronik berupa ponsel, hard disk dan laptop.
Dokumen-dokumen di antaranya buku tabungan, buku tanah, catatan, kwitansi pembelian barang, BPKB dan STNK kendaraan.
KPK juga menggeledah Kantor Dinas Peternakan Provinsi Jatim, tiga rumah dan satu kantor di Kota Surabaya, Kota Malang serta Kabupaten Sidoarjo.
Dari penggeledahan pada 16-18 Oktober itu, penyidik menyita uang Rp50 juta, satu unit Toyota Innova hingga barang bukti elektronik dan dokumen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








