KPK Panggil Pimpinan JSI Resort Megamendung Terkait Korupsi PT PP

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan fiktif di Divisi EPC PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. tahun anggaran 2022-2023.
Sebagai bagian dari proses penyidikan, penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap pimpinan JSI Resort Megamendung, Senin (20/10/2025).
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama pimpinan JSI Resort Megamendung," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Belum diketahui sejauh mana keterkaitan JSI Resort Megamendung dalam perkara yang diduga merugikan negara hingga Rp80 miliar tersebut.
KPK diketahui telah meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) yang diterbitkan 9 Desember 2024.
Dalam perkembangannya, lembaga antirasuah telah menetapkan dua tersangka, meski identitasnya belum diungkapkan kepada publik.
Baca Juga: KPK Ungkap Fakta Baru di Dugaan Korupsi Kuota Haji, Jatah Petugas Haji Diduga Diperjualbelikan
Menurut KPK, identitas para tersangka beserta konstruksi lengkap perkara akan diumumkan setelah dilakukan upaya penangkapan atau penahanan.
Sebagai langkah pencegahan, pada 11 Desember 2024, KPK menerbitkan Surat Keputusan Nomor 1637 Tahun 2024 tentang larangan bepergian ke luar negeri terhadap dua warga negara Indonesia berinisial DM dan HNN.
Langkah tersebut dilakukan guna memudahkan penyidik KPK dalam proses pemeriksaan. Berdasarkan penghitungan awal, dugaan kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp80 miliar.
Baca Juga: Mahfud MD Diminta Segera Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat ke KPK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





