Google Membawa Kemudahan Transfer eSIM ke Smartphone Android Baru

AKURAT.CO - Google kini memudahkan pengguna ponsel pintar Android, termasuk seri Samsung Galaxy S24 Ultra, dengan fitur transfer eSIM. Pengguna dapat dengan mudah memindahkan SIM digitalnya dari ponsel lama ke perangkat baru tanpa perlu mengunjungi outlet fisik.
Proses penyiapan Samsung Galaxy S24 Ultra melibatkan langkah-langkah sederhana, termasuk membuka kunci perangkat lama dan meletakkannya di sebelah telepon baru.
Melalui QR code, pengguna dapat mentransfer eSIM yang sudah ada ke perangkat Android terbaru, menghilangkan kebutuhan untuk menukar kartu SIM fisik secara manual.
Baca Juga: Fokus Pada SIM Konvensional, Indonesia Belum Adopsi eSIM
Fitur ini awalnya muncul di ponsel Pixel dan kini telah berkembang ke seri Samsung Galaxy S24, menunjukkan ekspansi Google ke berbagai merek.
Meskipun belum tersedia secara luas, fitur transfer eSIM saat ini berfungsi dengan profil eSIM T-Mobile, dengan harapan akan mendukung lebih banyak operator di masa depan.
Dikutip dari Gadgets360.com, Selasa (30/01/2024), Google mengumumkan rencananya untuk mentransfer eSIM antar perangkat pada MWC 2023, memperluas kenyamanan pengguna dengan kemampuan ini.
Bagi pengguna di wilayah yang belum didukung, seperti Indonesia, perlu bersabar hingga operator telekomunikasi setempat mendukung fitur transfer eSIM Google.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








