Atasi Masalah Jutaan Perangkat, Microsoft Luncurkan Alat Pemulihan Pembaruan CrowdStrike

AKURAT.CO Microsoft telah meluncurkan alat pemulihan baru untuk membantu admin TI memperbaiki mesin Windows yang terpengaruh oleh pembaruan CrowdStrike. Pembaruan ini sebelumnya menyebabkan sekitar 8,5 juta perangkat Windows mengalami masalah.
Dengan alat ini, admin TI dapat membuat drive USB yang dapat di-boot untuk memulihkan mesin yang terpengaruh. Meskipun CrowdStrike sudah mengeluarkan pembaruan untuk memperbaiki masalah tersebut, tidak semua perangkat dapat menerima perbaikan secara otomatis.
Dikutip dari Theverge.com, Selasa (23/7/2024), beberapa admin TI melaporkan bahwa reboot beberapa kali bisa membantu, namun ada juga yang perlu melakukan booting manual ke Safe Mode dan menghapus file pembaruan yang bermasalah.
Alat pemulihan Microsoft mempermudah proses ini dengan booting ke lingkungan Windows PE melalui USB, mengakses disk mesin yang terpengaruh dan otomatis menghapus file CrowdStrike yang bermasalah.
Ini menghindari keharusan booting ke Safe Mode atau memerlukan hak admin pada mesin, karena alat ini hanya mengakses disk tanpa booting ke salinan lokal Windows.
Jika disk terlindungi oleh enkripsi BitLocker, alat ini akan meminta kunci pemulihan BitLocker sebelum memperbaiki pembaruan CrowdStrike.
Selain itu, alat pemulihan ini juga diperbarui dengan opsi boot PXE dan opsi boot ke Safe Mode, yang memungkinkan admin TI mengakses perangkat yang terlindungi BitLocker tanpa kunci pemulihan.
Namun, untuk opsi Safe Mode, diperlukan akses ke akun dengan hak administrator lokal pada perangkat.
Microsoft juga menyediakan langkah-langkah pemulihan terpisah untuk Mesin Virtual Windows di Azure dan telah menerbitkan panduan pemulihan untuk semua perangkat Windows 10 dan Windows 11 di situs dukungannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





