Pentingnya Sosialisasi Keamanan Siber untuk Cegah Serangan Ransomware di Indonesia

AKURAT.CO President Commissioner of PT TOKAICOM Mitra Indonesia, Adres Ginting, menekankan pentingnya keamanan siber di era digital saat ini, terutama dengan semakin maraknya serangan ransomware yang mengancam pusat data nasional.
Cloud telah menjadi solusi penting dalam mendukung kebutuhan bisnis modern. Menurutnya, dengan memanfaatkan layanan cloud, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fleksibilitas dalam pengelolaan data.
"Kami memulai dari perancangan arsitektur yang sesuai dengan kebutuhan customer, memastikan bahwa setiap solusi cloud yang kami tawarkan juga harus memenuhi standar keamanan yang tinggi," ujar Adres, saat acara konferensi pers di Jakarta Pusat, Senin (2/9/2024).
Adres mengakui bahwa serangan siber bukanlah hal baru, namun akhir-akhir ini, isu ini menjadi sorotan utama karena beberapa insiden besar yang melibatkan pusat data nasional.
Ia menjelaskan bahwa setiap aset yang terekspos ke internet otomatis menjadi target, baik oleh pelaku yang berniat baik maupun jahat.
Saat ini juga ancaman ransomware semakin meningkat, yang kini semakin canggih dengan model 'Ransomware as a Service'. Model ini memungkinkan siapapun untuk mengakses toolkit ransomware dan menggunakannya untuk menyerang target.
"Sosialisasi mengenai keamanan siber harus terus dilakukan, karena ransomware sering kali masuk melalui celah-celah kecil seperti PC yang terinfeksi malware," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






