Atasi Pesan yang Berantakan, WhatsApp Uji Fitur Utas untuk Obrolan Grup

AKURAT.CO WhatsApp tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat thread atau utas dalam obrolan grup. Fitur ini diharapkan dapat mengatasi masalah percakapan yang sering kali berantakan dan sulit diikuti, terutama dalam grup dengan banyak anggota.
Dengan fitur ini, pengguna dapat melihat balasan dalam utas khusus yang terpisah dari obrolan utama. Hal ini memudahkan navigasi dan memastikan percakapan tetap terstruktur tanpa harus menggulir panjang mencari tanggapan tertentu.
"Alih-alih menelusuri daftar panjang balasan individu, pengguna akan dapat mengikuti dan melihat semua tanggapan terkait dalam utas khusus, menjaga percakapan tetap terstruktur dan mudah diikuti," tulis WaBetaInfo, dikutip Jumat (21/3/2025).
WhatsApp bukanlah aplikasi pertama yang menghadirkan fitur utas. Aplikasi seperti iMessage di iPhone dan Facebook Messenger telah lebih dulu memiliki fitur serupa.
WABetaInfo memperkirakan fitur ini akan hadir di berbagai jenis percakapan WhatsApp. Fitur tersebut mencakup grup, komunitas dan saluran.
Meski fitur ini tengah diuji, belum ada kepastian kapan akan dirilis secara resmi. WhatsApp sering kali menguji fitur dalam versi beta sebelum memutuskan untuk meluncurkannya atau membatalkannya.
Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk selalu memperbarui aplikasi di App Store atau Google Play Store agar bisa mendapatkan fitur terbaru lebih cepat.
Jika obrolan grup Anda terasa tidak terkendali, WhatsApp menyediakan fitur untuk membatasi siapa saja yang bisa bergabung. Berikut caranya:
1. Buka obrolan grup, lalu ketuk nama grup.
2. Pilih 'Pengaturan Grup'.
3. Aktifkan opsi 'Setujui Anggota Baru'.
4. Admin kini harus menyetujui setiap anggota yang ingin bergabung.
Dengan pengaturan ini, Anda dapat memastikan grup tetap terorganisir dan nyaman bagi semua anggota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





