Fitur 'Tagih Uang' Lengkapi Saku Bareng di Raya App, Ajak Komunitas Menabung Hingga 300 Anggota

AKURAT.CO Bank Raya (AGRO), sebagai bank digital bagian dari BRI Group, terus memperkuat perannya sebagai mitra finansial masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan memberdayakan komunitas agar tumbuh bersama melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Lewat fitur unggulan Saku Bareng, kini komunitas bisa menabung secara kolektif dengan lebih mudah dan transparan. Jumlah anggota dalam satu Saku Bareng juga telah ditingkatkan menjadi 300 orang, dari sebelumnya hanya 100 anggota.
Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat membantu kelompok besar untuk menabung bersama secara lebih efisien serta melakukan pemantauan transaksi dengan lebih terbuka. Selain peningkatan jumlah anggota, Saku Bareng juga kini dilengkapi dengan fitur baru bernama Tagih Uang.
Fitur ini dirancang untuk memudahkan admin maupun anggota dalam proses penagihan iuran berdasarkan nominal yang telah ditentukan. Fitur Tagih Uang dalam Saku Bareng memungkinkan admin membuat dan membatalkan tagihan, sementara anggota bisa membayar atau menolak pembayaran yang diminta.
Adanya fitur ini sekaligus berfungsi sebagai pengingat agar setiap anggota melakukan pembayaran tepat waktu. Dalam rangka menjaga transparansi, admin dapat mencatat pengeluaran dana dengan sepengetahuan seluruh anggota, dan anggota akan menerima notifikasi atas setiap transaksi yang terjadi.
Hal ini menjadikan pengelolaan tabungan bersama lebih mudah, aman, dan transparan. Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya, mengatakan pihaknya melihat potensi yang sangat besar pada pertumbuhan komunitas di Indonesia, mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa komunal.
"Dengan dinamika sosial masyarakat dan karakter sosial yang tinggi, maka komunitas di Indonesia akan semakin kuat dan terus berkembang karena nilai kebersamaan terus dijunjung dalam keseharian kita," ujarnya.
"Tantangan bagi komunitas ini adalah bagaimana menabung kolektif yang transparan dan efektif, sehingga dengan adanya kemudahan fitur Saku Bareng tujuan finansial komunitas dapat tercapai," tambah Kicky.
Untuk memanfaatkan fitur Saku Bareng, nasabah cukup mengakses Raya App, memilih menu Saku Bareng, lalu menambahkan saku baru. Saku tersebut dapat dinamai sesuai keinginan, kemudian anggota dapat ditambahkan dari kontak yang tersimpan di ponsel. Setiap anggota akan menerima notifikasi untuk bergabung ke dalam rekening Saku Bareng.
Sejak diluncurkan pada Maret 2024, hingga akhir Kuartal I 2025, fitur Saku Bareng telah digunakan oleh lebih dari 3.300 anggota komunitas, dengan total lebih dari 1.100 Saku Bareng terbentuk.
Jumlah pengguna aplikasi Raya juga mencatatkan angka lebih dari 1 juta nasabah, tumbuh 57,1% secara tahunan (year-on-year). Lonjakan serupa juga tercatat pada transaksi yang dilakukan melalui Raya App, yang mencapai 1,1 juta transaksi atau naik 57,1% (yoy). Peningkatan ini turut mendorong pertumbuhan digital saving yang mencapai Rp1,4 triliun, naik sebesar 55,03% (yoy) pada kuartal pertama tahun ini.
"Kekuatan komunitas di tengah masyarakat Indonesia dengan kesamaan hobi atau latar belakang menjadi peluang untuk mendorong percepatan literasi digital masyarakat lebih mudah diterima. Untuk itu, kami berkomitmen untuk menjadi kawan finansial dan mitra bertumbuh bagi para komunitas dan pelaku usaha dengan kemudahan produk dan fitur di Aplikasi Bank Raya," tutup Kicky.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






