Iran Matikan Internet, Peretas Israel Diduga Serang Bank dan Bursa Kripto

AKURAT.CO Ketegangan antara Iran dan Israel kini merambah ke dunia digital, tak hanya di medan perang konvensional. Iran bahkan sempat memutus hampir seluruh koneksi internet nasional untuk mencegah serangan siber dari Israel.
Upaya ekstrem ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman siber dalam konflik modern. Pemadaman internet membuat warga Iran kesulitan mengakses informasi penting selama masa krisis.
Perusahaan keamanan siber Cloudflare mencatat lalu lintas internet Iran turun 97 persen dibanding pekan lalu. Ini menandakan negara tersebut sedang menghadapi tekanan besar di bidang keamanan digital.
Kelompok peretas Gonjeshke Darande atau Predatory Sparrow mengaku menyerang dua target besar Iran. Mereka meretas bursa kripto Nobitex dan mencuri aset digital lebih dari \$90 juta (sekitar Rp1.465 triliun).
"Kelompok peretasan yang terkait dengan Israel telah mengklaim bertanggung jawab atas perampokan senilai $90 juta di bursa mata uang kripto Iran," ujar Dam Milmo, dikutip dari The Guardian, Rabu (25/6/2025).
Kelompok yang diduga terkait Israel ini sebelumnya mengklaim telah menghancurkan data Bank Sepah, milik negara Iran. Serangan ini menunjukkan lemahnya pertahanan digital sektor keuangan Iran.
Iran juga dituduh membajak kamera keamanan rumah warga Israel sebagai aksi balasan. Meski bertujuan memantau aktivitas secara real-time, serangan ini dianggap kurang berdampak dibanding sabotase keuangan.
Hingga kini, konflik digital antara Iran dan Israel terus berlangsung dan menjadi sorotan global. Serangan siber dinilai akan semakin menjadi bagian penting dalam strategi militer dan geopolitik modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








