Waspada Kejahatan Siber! Ini Cara Menjaga Data Perbankan Pribadi

AKURAT.CO Di era digital saat ini, transaksi perbankan semakin mudah dilakukan secara online. Namun, kemudahan ini ternyata juga diikuti oleh meningkatnya risiko kejahatan siber, seperti pencurian data pribadi, phishing, dan penipuan akun.
Jika data seperti password, PIN, nomor rekening, atau OTP sampai jatuh ke tangan yang salah, ancamannya adalah hilangnya seluruh saldo rekeningmu.
Data pribadi dan perbankan sebagai kunci masuk ke rekening serta transaksi finansialmu.
Jika data ini bocor atau dicuri, penipu bisa mengakses akun, melakukan transaksi tanpa izin, atau bahkan mencuri seluruh uang di rekeningmu.
Baca Juga: Menguat, Kredit Perbankan Tumbuh 9,9 Persen di Januari 2026
Langkah Efektif Menjaga Akun Perbankan Tetap Aman
Jangan Bagikan Data Sensitif
Data seperti PIN, OTP, kode keamanan, nomor kartu, user ID dan password adalah rahasia. Bank tidak akan meminta informasi ini melalui SMS, telepon, atau email.
Gunakan Kanal Resmi
Selalu akses layanan perbankan melalui aplikasi resmi atau alamat website yang benar. Hindari klik tautan dari sumber tidak dikenal yang masuk melalui SMS, WhatsApp, atau email.
Waspada terhadap Link dan Pesan Mencurigakan
Pesan yang mendesak kamu melakukan tindakan cepat biasanya adalah trik phishing.
Gunakan Password yang Kuat
Buat password dan PIN yang sulit ditebak. Ganti secara rutin, minimal setiap 3-6 bulan.
Manfaatkan Fitur Keamanan Tambahan
Beberapa bank menyediakan fitur tambahan seperti verifikasi dua langkah, notifikasi transaksi real-time, batas transaksi harian, atau biometrik seperti sidik jari.
Waspada terhadap Aplikasi atau Link Tidak Resmi
Jangan download aplikasi perbankan dari sumber resmi. Gunakan Play Store atau App Store untuk memastikan aplikasi aman.
Konfirmasi Informasi melalui Bank
Jika kamu menerima informasi tidak jelas atau mencurigakan terkait akunmu, segera konfirmasi melalui kanal resmi bank, seperti call center, email resmi, atau aplikasi bank.
Baca Juga: Bahaya Deepfake dalam Kehidupan Sehari-hari, dari Hoaks hingga Kejahatan Siber
Jangan gunakan Wi-Fi publik saat transaksi perbankan karena kurang aman dan rentan dibajak.
Periksa alamat situs sebelum login, pastikan ada tanda https dan simbol gembok di browser.
Hapus pesan atau email mencurigakan agar tidak disalahgunakan di lain waktu.
Keamanan akun perbankan bukan hanya tugas bank, tetapi juga tanggung jawab nasabah.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kamu bisa mengurangi risiko penyalahgunaan data pribadi dan tetap menikmati kemudahan layanan perbankan digital dengan tenang.
Keamanan yang baik dimulai dari kesadaran dan tindakan kecil setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






