Paramount Land Gelar Groundbreaking Direct Toll Access KM 25 Tangerang

AKURAT.CO Infrastruktur menjadi salah satu fokus pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di seluruh wilayah Indonesia.
Paramount Land bekerjasama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan groundbreaking pembangunan Direct Toll Access KM 25 Tangerang. Kegiatan ini, tentunya untuk meningkatkan konektivitas sarana, prasarana transportasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Bitung, Tangerang serta Banten.
"Kami berharap pembangunan ini bukan saja dapat dinikmati oleh sekelompok atau segelintir masyarakat saja, tetapi harus bisa menimbulkan efek atau dampak domino kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang dan berbagai kemudahan lainnya," ujar Penjabat (PJ) Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, Kamis (11/7/2024).
"Akses domino yang dapat dirasakan itu antara lain adanya kemudahan aksesibilitas, pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, lapangan pekerjaan, serta peningkatan investasi, akan lebih banyak investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Tangerang," sambungnya.
Baca Juga: Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari 13-15 April 2024, Dipredikasi Jadi Puncak Arus Balik Lebaran 2024
Presiden Direktur Paramount Land M. Nawawi mengatakan, seiring dengan semakin meningkatnya kepadatan kendaraan di Jalan Arteri Bitung, Tangerang yang diproyeksikan akan terus meningkat.
“Seiring dengan semakin meningkatnya kepadatan kendaraan di Jalan Arteri Bitung, Tangerang yang diproyeksikan akan terus meningkat, diperlukan adanya alternatif atau modifikasi exit tol terhadap simpang susun (interchange) Bitung," ucapnya.
"Paramount Land bekerjasama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, turut berperan dalam pembangungan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas sarana dan prasarana transpostasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Bitung, Tangerang serta Banten agar semakin berkembang," sambungnya.
Paramount Petals, sebuah kota mandiri seluas ±400 Ha di barat Jakarta, saat ini tengah mengembangkan kawasan hunian yang terintegrasi dengan kawasan komersial, bisnis, dan gaya hidup di barat Jakarta.
“Paramount Land ikut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur direct toll access KM 25 dan telah mendapat izin pembangunan modifikasi akses masuk dan keluar Gerbang Tol Bitung (Tol Jakarta-Merak) yang diterbitkan Kementerian PUPR akhir Januari 2024 lalu. Kehadiran akses tol ini tentunya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas khususnya masyarakat yang berada di wilayah Binong, Kadu, Kadu Jaya, Sukabakti, Cukanggalih, dan sekitarnya maupun ke arah selatan Tangerang," tandasnya.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cipularang KM85, Diduga Karena Bus Primajasa Hilang Kendali
Paramount Petals dirancang dengan perencanaan yang baik menjadi kota mandiri dengan fasilitas lengkap. Kota ini dibangun berpedoman pada prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang memadukan keindahan, ruang hijau, dan lingkungan yang menyenangkan untuk bersosialisasi dan menciptakan kehidupan yang lebih bermakna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








