Pemudik Capai 154,6 Juta, Kecelakaan Lebaran 2025 Turun 34%

AKURAT.CO Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi melaporkan bahwa jumlah orang yang melakukan perjalanan selama masa Lebaran 2025 mencapai 154,6 juta orang, atau turun 4,69% dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, angka ini tetap lebih tinggi dari proyeksi awal Kemenhub yang memperkirakan 146,6 juta pemudik.
"Pergerakan masyarakat masih tinggi, tetapi terkendali berkat kebijakan pengaturan transportasi dan dukungan lintas sektor," ujar Dudy saat mendampingi AHY dalam penutupan Posko Lebaran 2025 di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).
Baca Juga: 10 Titik Strategis Fasilitas Istrirahat dari Grup MIND ID Manjakan Pemudik di Arus Balik Lebaran
Mengacu kepada data Kementerian Perhubungan menyebutkan bahwa total pergerakan masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2025, yakni 21 Maret hingga 11 April 2025, tercatat mencapai lebih dari 358 juta pergerakan, berdasarkan mobile positioning data operator seluler.
Selain itu, data dari Korlantas Polri menunjukkan penurunan signifikan pada jumlah kecelakaan lalu lintas. Selama masa Lebaran tahun ini, tercatat 4.640 kasus kecelakaan, turun sebesar 34,31 persen dibandingkan tahun 2024.
Kemenhub juga mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengurai kepadatan, seperti pemberlakuan Flexible Working Arrangement (FWA) bagi ASN dan pegawai BUMN, pembatasan angkutan logistik bersumbu tiga ke atas, dan pemberlakuan sistem delaying dan clustering kendaraan di pelabuhan Merak–Bakauheni.
Baca Juga: Hari Terakhir WFA, Ribuan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
Dudy menambahkan, program diskon tarif tol, penurunan harga tiket pesawat, serta layanan mudik gratis turut membantu menciptakan arus mudik-balik yang lebih merata dan terkendali.
"Keberhasilan ini menjadi modal penting untuk perencanaan angkutan Lebaran tahun depan. Kami tetap akan melakukan evaluasi demi peningkatan pelayanan transportasi publik,” pungkas Dudy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






