KAI Bakal Groundbreaking TOD Manggarai 21 Agustus, Siapkan 3.740 Unit Hunian

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana melakukan groundbreaking tahap awal pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD) Manggarai pada 21 Agustus 2026.
Tahap awal akan difokuskan pada Blok F dan Blok G dengan total lahan sekitar 2,19 hektare, yang direncanakan mencakup 3.740 unit hunian dan 150 unit retail.
Dari jumlah tersebut, 1.232 unit dirancang untuk segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Masyarakat Berpenghasilan Menengah (MBM).
Baca Juga: Freeport (PTFI) Pastikan Ekspor Katoda Tembaga Tak Terkendala Isu Logam Tanah Jarang
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan Manggarai menjadi bagian dari langkah KAI memperluas peran transportasi publik dalam pembentukan kawasan perkotaan.
Menurutnya, kota dengan mobilitas tinggi membutuhkan perencanaan yang mampu mendekatkan masyarakat dengan tempat tinggal, pekerjaan, layanan publik, dan jaringan transportasi.
“Manggarai memberi kesempatan kepada KAI untuk membangun kawasan dengan pendekatan itu. Kami ingin perjalanan masyarakat menjadi lebih ringkas, biaya mobilitas semakin efisien, dan akses terhadap kota semakin terbuka,” kata Bobby, Minggu (16/8/2026).
Manggarai memiliki basis mobilitas yang kuat untuk pengembangan tersebut. Stasiun Manggarai saat ini melayani sekitar 162 ribu pergerakan pelanggan setiap hari, dengan sekitar 700–750 perjalanan kereta api per hari.
Data KAI mencatat pelanggan KRL yang melakukan gate in di Stasiun Manggarai mencapai 5.142.739 pelanggan pada 2023, meningkat menjadi 5.575.711 pelanggan pada 2024, dan mencapai 5.456.309 pelanggan pada 2025.
Bobby menambahkan, pengembangan Manggarai juga menjadi langkah KAI membangun kapabilitas pengelolaan TOD yang semakin kompetitif.
“KAI ingin membangun kemampuan pengembangan TOD dengan standar yang semakin tinggi. Kami belajar dari praktik terbaik berbagai kota dunia, tetapi kebutuhan masyarakat Indonesia tetap menjadi titik berangkatnya,” tambahnya.
Blok G memiliki luas sekitar 6.925 meter persegi, sementara Blok F sekitar 15.014 meter persegi. Pada kedua area tersebut direncanakan pembangunan 308 unit hunian MBR, 924 unit hunian MBM, dan 2.508 unit hunian komersial, serta 150 unit retail.
Unit hunian dirancang dalam beberapa tipe, mulai dari studio 28 meter persegi, tipe 36 dengan dua kamar tidur, hingga tipe 45 dengan dua kamar tidur dan ruang keluarga yang lebih luas.
Secara keseluruhan, rencana pengembangan TOD Manggarai mencakup area sekitar 129 hektare, dengan sekitar 64 hektare merupakan lahan KAI.
Pengembangan dilakukan secara bertahap dan mencakup peningkatan konektivitas pejalan kaki, elevated pedestrian deck, fasilitas integrasi transportasi, ruang publik, area hijau, hunian vertikal, serta fungsi komersial.
KAI juga menyiapkan keterhubungan kawasan dengan KRL Commuter Line, Commuter Line Bandara, TransJakarta, Terminal Manggarai, dan rencana LRT Jakarta.
KAI saat ini tengah berkoordinasi dalam penyusunan Master Plan dan Panduan Rancang Kota (PRK) sebagai bagian dari proses pengembangan Kawasan Berorientasi Transit Manggarai.
Tahapan tersebut mencakup penyusunan dokumen perencanaan, pengajuan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga proses penetapan sesuai ketentuan tata ruang yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






