Akurat Logo

Jasa Marga Kantongi Laba Rp2,6 Triliun Hanya dalam 6 Bulan, Pendapatan Tol Kian Melejit!

Yosi Winosa | 31 Agustus 2026, 10:08 WIB
Jasa Marga Kantongi Laba Rp2,6 Triliun Hanya dalam 6 Bulan, Pendapatan Tol Kian Melejit!
Jasa Marga melaporkan sebanyak 735.195 kendaraan melintas di Tol Regional Nusantara pada 4-17 Agustus 2026, meningkat 0,86% dibandingkan lalu lintas normal. - Dok. Jasa Marga

AKURAT.CO Raksasa jalan tol Indonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), baru saja merilis laporan keuangan interim untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Hasilnya sangat fantastis dan menunjukkan bahwa bisnis jalan tol di tanah air masih menjadi "tambang emas" yang sangat menggiurkan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan di keterbukaan informasi BEI, Senin (31/8/2026), Jasa Marga berhasil membukukan laba periode berjalan sebesar Rp2,63 triliun pada semester I-2026.

Baca Juga: Jasa Marga Catat 189 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Regional saat Iduladha 2026

Angka ini mengalami kenaikan 8,67% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 (setelah disajikan kembali) yang sebesar Rp2,42 triliun.

Pendapatan Tol: Mesin Uang Utama

Meskipun aktivitas konstruksi mengalami sedikit penurunan, "mesin uang" utama perusahaan, yaitu pendapatan dari transaksi tol, justru melompat tinggi.

Masyarakat Indonesia nampaknya semakin sering menggunakan jalan tol, terbukti dari pendapatan tol yang menembus Rp9,51 triliun hanya dalam enam bulan pertama tahun 2026. Angka ini naik signifikan dari Rp8,90 triliun di tahun sebelumnya.

Jika dirinci, beberapa ruas tol penyumbang setoran terbesar bagi Jasa Marga antara lain:

  • Jalan Tol Jakarta-Cikampek: Rp935,6 miliar

  • Jalan Tol Solo-Ngawi: Rp766,2 miliar

  • Jalan Tol Jagorawi: Rp607,6 miliar

  • Jalan Tol JORR Seksi Non-S: Rp599 miliar

Aset Tembus Rp163 Triliun

Kekuatan finansial Jasa Marga juga terlihat dari total asetnya yang kini mencapai Rp163,21 triliun. Nilai ini tumbuh dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp159,99 triliun.

Hak pengusahaan jalan tol tetap menjadi aset tak berwujud terbesar yang dimiliki perusahaan dengan nilai mencapai Rp142,74 triliun.

Berkah Bagi Pemegang Saham

Tidak hanya sekadar mencetak laba di atas kertas, JSMR juga terbukti royal kepada para pemegang sahamnya. Pada 18 Juni 2026 lalu, perusahaan telah mencairkan dividen tunai sebesar Rp1,13 Triliun yang diambil dari laba bersih tahun buku 2025.

Pencapaian ini mempertegas posisi Jasa Marga sebagai pemimpin pasar jalan tol di Indonesia yang terus mampu menjaga efisiensi di tengah tantangan ekonomi.

Dengan laba sebesar Rp2,6 triliun dalam setengah tahun, rata-rata Jasa Marga mengantongi keuntungan bersih sekitar Rp14,5 Miliar setiap harinya!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.