Maruarar Dorong Menkeu Baru Percepat Pemanfaatan Aset Negara untuk Rumah Rakyat

AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mendorong Menteri Keuangan Suahasil Nazara mempercepat pemanfaatan aset dan lahan negara untuk pembangunan perumahan rakyat.
Menurutnya, optimalisasi aset negara dapat menjadi salah satu cara untuk membantu pemerintah mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat.
Maruarar mengatakan pengelolaan aset negara berkaitan dengan kewenangan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan. Karena itu, dia berharap proses pemanfaatan lahan negara untuk sektor perumahan dapat berjalan lebih cepat.
Baca Juga: Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Ini Respons Maruarar Sirait
"Saya harap lebih cepat saja, seperti aset-aset negara, seperti proses hibah (lahan Meikarta) dari Lippo bisa lebih cepat, bagaimana lebih cepat memanfaatkan aset-aset negara seperti harapan saya sebelumnya. Bagaimana tanah-tanah negara bisa digunakan bagi perumahan rakyat," ujar Maruarar di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Menurut Ara, pemanfaatan aset negara untuk perumahan akan memberikan dampak positif terhadap percepatan penyediaan hunian. Terlebih, pemerintah tengah mengejar target pembangunan rumah bagi masyarakat melalui Program 3 Juta Rumah.
"Ya sangat membantu karena kewenangannya di Ditjen Kekayaan Negara," katanya.
Salah satu contoh aset yang tengah diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian rakyat adalah lahan di kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat.
Lahan sekitar 30 hektare yang sebelumnya dimiliki Lippo Group telah dihibahkan kepada negara untuk mendukung pembangunan hunian subsidi.
Proses pengelolaan lahan tersebut sebelumnya masih berkaitan dengan administrasi dan tata kelola aset di Kementerian Keuangan. Setelah masuk dalam pengelolaan negara, aset tersebut direncanakan untuk mendukung pembangunan rumah susun subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Baca Juga: Target Bedah Rumah Naik 9 Kali Lipat, Kementerian PKP Benahi Organisasi
Dorongan Maruarar tidak hanya menyasar penyelesaian aset Meikarta. Dia berharap lebih banyak lahan negara yang memiliki potensi dapat diidentifikasi dan dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








