Kementerian PU Siapkan Sumur Bor 25 Meter untuk Atasi Kekeringan di Cirebon

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung menyiapkan pembangunan sumur bor dangkal di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi perhatian Kementerian PU, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air akibat musim kemarau.
“Kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Karena itu, Kementerian PU memastikan dukungan air bersih dapat segera diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Dody dikutip dari laman resmi Kementerian PU, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Antisipasi Kekeringan di Sejumlah WIlayah, Kementerian PU Bangun 10.789 Sumur Bor
Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw mengatakan, penanganan kebutuhan air di Desa Slangit dilakukan melalui langkah jangka pendek, menengah, dan panjang agar kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi sekaligus menyiapkan sumber air yang lebih berkelanjutan.
Pembangunan sumur bor dangkal menjadi salah satu upaya jangka panjang yang dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber air. Sumur bor dangkal tersebut direncanakan memiliki kedalaman 15–25 meter dan mulai dilaksanakan pada akhir September 2026.
Sebelum pembangunan sumur bor dangkal, BBWS Cimanuk Cisanggarung juga telah membangun dua sumur gali dengan kedalaman sekitar 7,5 meter dan diameter 1 meter. Masing-masing sumur menghasilkan air sekitar 0,277 liter per detik dan dilengkapi filter atau alat penyaring air untuk meningkatkan kejernihan dan kualitas air sebelum dimanfaatkan oleh masyarakat.
Upaya pengelolaan sumber air juga akan diperkuat melalui normalisasi Saluran Pembuang Mata Meong. Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan setelah musim panen selesai karena akses menuju saluran saat ini masih digunakan masyarakat untuk kegiatan panen.
Selain penyediaan sumber air, pemenuhan kebutuhan masyarakat juga dilakukan melalui distribusi air bersih sebanyak 44.000 liter ke Desa Slangit pada periode Agustus–September 2026 oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung dan PDAM Kabupaten Cirebon.
Untuk mendukung distribusi dan mempermudah akses masyarakat, empat unit toren penampungan air berkapasitas masing-masing 1.050 liter juga telah ditempatkan di sejumlah lokasi strategis desa.
Melalui pembangunan sumur bor dangkal, sumur gali, serta dukungan distribusi air bersih, Kementerian PU berupaya memperkuat ketersediaan air bagi masyarakat Desa Slangit, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









