Bos OJK Sebut Penelitian Penting Untuk Ekonomi Berkelanjutan

AKURAT.CO - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mehendra Siregar mengatakan, pentingnya penelitian dan inovasi bukan hanya untuk mengatasi tantangan lingkungan, tetapi penting untuk ekonomi berkelanjutan serta kesejahteran sosial masyarakat.
Hal tersebut diucapkan Mahendra pada acara Webinar The 1st OJK International Research Forum 2023 dengan tema "Save The Planet: The Role of Financial Sector to Support Carbon Reduction and Electric Vehicle Development”.
“Tanpa adanya penelitian, kita tidak akan dapat secara efektif untuk mengatasi tantangan lingkungan, namun juga penting pada aspek untuk mewujudkan kesejahteraan ekonomi dan sosial jangka panjang,” kata Mahendra dipantau secara daring, Senin (25/9/2023).
Baca Juga: Perkembangan Kendaraan Listrik Berdampak Pada Ekonomi Berkelanjutan
Kemudian Mahendra memberikan contoh penelitian yang dibangun pada Industri Indonesia dalam upaya untuk mendukung ekonomi berkelanjutan dan kesejahteraan sosial masyarakat, diantaranya industri kelapa sawit yang sedang dilakukan untuk menciptakan jenis bibit sawit baru.
Target Indonesia pada penelitian ini tidak hanya untuk mendapatkan jenis bibi sawit baru dan ekonomi, tetapi juga dapat meningkatkan produktivias kelapa sawit yang akan berdampak pada masyarakat termasuk petani sawit.
Mahendra menambahkan, penelitian untuk mendapatkan bibit sawit baru ini dapat berkontribusi juga pada cadangan minyak sawit global.
“Tidak hanya memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial, namun juga membantu melindungi cadangan lahan global yang sangat terbatas guna memenuhi permintaan minyak yang semakin meningkat dalam skala terbatas,” ucap Mahendra.
Oleh karena itu, Mahendra berharap untuk dapat berkolaborasi sebanyak mungkin setidaknya pada tingkat penelitian pra-kompetitif untuk berbagi manfaat, mendorong inovasi dan menghadirkan produk dan ide ke pasar dengan pembiayaan yang memadai.
“Pembiayaan yang ditargetkan juga dapat mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan yang menggabungkan komitmen perubahan iklim tanpa menghambat kemajuan ekonomi dan sosial,” ungkap Ketua OJK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








