Menkeu Singgung Pentingnya Reformasi Struktural Di Pertemuan APEC

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan beberapa hal reformasi struktural untuk menghadapi tantangan perekonomian global dalam Asia Pacific Economic Coorperation (APEC).
Menurut Sri Mulyani, perekonomian global saat ini semakin kompleks dengan kondisi Higher for longer yang semakin merosotkan posisi fiskal di beberapa negara
”Saya sampaikan beberapa hal pada kesempatan kali ini, utamanya terkait tantangan perekonomian global yang semakin kompleks. Salah satunya adalah kondisi 'higher for longer' yang semakin merosotkan posisi fiskal beberapa negara,” kata Menkeu dikutip Selasa (14/11/2023).
Baca Juga: Pimpinan OJK Terpilih Harus Pacu Reformasi Struktural Internal
Kemudian, Menkeu juga menjelaskan alasan keluarnya kebijakan-kebijakan terkait isu perubahan iklim yang dapat memicu crowding out secara global.
Menurutnya, kebutuhan pembiayaan yang masif berpotensi memberikan tekanan uanh besar pada pasar yang berujung pada meningkatnya suku bunga, dan tekanan terkait pembiayaan pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia di dalamnya.
“Menghadapi dinamika global ini, kebijakan fiskal yang matang dan bijaksana sangatlah penting. Selain itu, saat-saat penuh tantangan seperti ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan waktu yang tepat dalam melakukan reformasi struktural,” ucap Sri Mulyani.
Pada tahun 2021, Indonesia telah mengeluarkan 2 Undang-Undang yaitu mengenai reformasi perpajakan dan hubungan keuangan pusat dan daerah, serta APBN yang menjadi katalisator upaya-upaya mempercepat transformasi perekonomian.
“Kita menaruh fokus investasi pada infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi contohnya. Ini merupakan contoh upaya menyelesaikan beragam isu-isu pembangunan,” ungkap Sri Mulyani.
Oleh karena itu, Menkeu Sri Mulyani berharap dengan diskusi tersebut, diharapkan bisa menemukan solusi bersama dalam menghadapi beragam tantangan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







