Nasabah Citibank Catat, Ini Yang Harus Dilakukan Usai Pengalihan Aset Dan Liabilitas Ke UOB

AKURAT.CO Citibank N.A., Indonesia (Citibank) hari ini, Sabtu, 18 November 2023 melakukan pengalihan aset dan liabilitas bisnis consumer banking Citibank kepada UOB Indonesia.
Pengalihan ini sesuai perjanjian untuk pengalihan aset dan liabilitas yang terkait dengan bisnis consumer banking Citibank (termasuk retail banking) kepada PT Bank UOB Indonesia (UOBI) yang telah ditandatangani pada 14 Januari 2022.
Setelah tanggal penyelesaian, segmen Citi nasabah akan mengalami penyesuaian di UOB, dimana Citibanking menjadi Personal Banking, Citi Priority menjadi Wealth Banking, Citigold menjadi Privilege Banking dan Citibanking/Citigold Non-Individual menjadi Business Banking.
Baca Juga: Citibank Indonesia Cetak Laba Bersih Kuartal I-2023 Rp569 Miliar, Naik 52 Persen
Head of Consumer Banking Citibank, Cristina Teh-Tan mengatakan sejak tanggal penyelesaian, produk dan layanan consumer banking yang nasabah miliki di Citibank termasuk produk Kartu Kredit Citi, Citibank Ready Credit, giro, tabungan, deposito berjangka, investasi, asuransi dan layanan perbankan lainnya (Produk dan Layanan Consumer Banking) akan dialihkan kepada UOB Indonesia.
Oleh sebab itu, syarat dan ketentuan yang berlaku untuk produk dan layanan consumer banking akan tunduk pada syarat dan ketentuan UOB Indonesia termasuk fitur dan biaya yang berlaku. Jika nasabah memiliki pertanyaan lebih lanjut, bisa menghubungi saluran telepon khusus Citibank di (021) 252-9908 atau mobile chat pada jam operasional (08.00-20.00 WIB).
"Terima kasih telah menjadi nasabah setia dan kami senantiasa berkomitmen untuk terus memberikan layanan dan informasi terkait proses pengalihan ini sampai dengan tanggal penyelesaian," kata Cristina dalam laman resmi, dikutip Sabtu (18/11/2023).
Diketahui, usai penjualan unit bisnis consumer ini Citibank bakal tetap menyalurkan kredit consumer secara tidak langsung dan lebih fokus ke bisnis corporate banking atau wholesale banking.
Managing Director, Head of Integrated Corporate Bank Citi Indonesia Anthonius Sehonamin menyebutkan pihaknya akan tetap menyalurkan kredit consumer ke perusahaan sektor financial lainnya. Seperti PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN), Permodalan Nasional Madani (PMN), dan Home Credit.
"Jadi memang dikasih ke korporasi, tapi end used nya menuju customer. Memang strategi dari Citi nanti hanya korporasi saja, wholesale banking. Bukan berarti kami tidak berkomitmen ke ujungnya, cuma kita harus lewat para klien kami," jelas Anthonius belum lama ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








