IHSG Sentuh Rekor Tertinggi (ATH) Baru di 7.402,14 pada Pekan Pertama 2024

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor all time high (ATH) baru dalam perdagangan kemarin, Jumat, 5 Januari 2024, setelah menyentuh level 7.402,14 secara intraday, sebelum ditutup di level 7.350,62.
Selama minggu pertama perdagangan pada 2024, IHSG telah naik 1,07% YtD ke posisi 7.350,619 dari 7.272,797 pada penutupan pekan lalu, didorong oleh kenaikan saham-saham big banks, dengan BMRI naik 6,20% YtD, BBNI naik 3,72% YtD, BBCA naik 1,86% YtD dan BBRI naik 1,77% YtD.
Investment Analyst Stockbit, Theodorus Melvin mengatakan kenaikan harga saham big banks dan IHSG tersebut didorong oleh aksi net buy asing, dengan inflow selama pekan pertama Januari 2024 mencapai Rp2,87 triliun.
Baca Juga: Tutup Tahun 2023, IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 7.123 - 7.337
"Pada Desember 2023, asing mulai kembali ke pasar saham Indonesia dengan net buy sebesar 7,79 triliun rupiah," kata Theodorus dikutip Sabtu (6/1/2024).
Sebelumnya, asing mencatatkan outflow berturut-turut pada Agustus–November 2023, didorong oleh narasi higher-for-longer rates dari The Fed. Akumulasi outflow pada periode tersebut mencapai Rp32,4 triliun rupiah, termasuk transaksi crossing saham GEMS senilai Rp18,5 triliun dari Golden Energy and Resources Limited, perusahaan Sinarmas yang berada di Singapura, ke DSSA.
Di pasar obligasi, asing terlihat sudah mulai kembali ke Indonesia sejak November 2023 dengan inflow sebesar Rp29,9 triliun.
"Tren inflasi yang terus membaik di Amerika Serikat dan Indonesia semakin memperkuat narasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed dan Bank Indonesia. Suku bunga yang lebih rendah akan meningkatkan daya tarik pasar saham emerging markets termasuk Indonesia di mata para investor global, sehingga tren inflow asing berpotensi berlanjut," imbuh Theodora.
Diketahui, perdagangan saham BEI selama periode tanggal 2 hingga 5 Januari 2024 ditutup pada zona positif. Peningkatan tertinggi dalam sepekan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham sebesar 29,83% menjadi 1.154.208 kali transaksi dari 888.989 kali transaksi pada sepekan lalu.
Selain itu, kapitalisasi pasar bursa sepekan ini juga naik 0,91% dari Rp11.674,06 triliun pada sepekan sebelumnya menjadi Rp11.780,02 triliun dan merupakan kapitaliasi pasar tertinggi sepanjang sejarah. Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian saham sepekan turun 12,71% menjadi Rp8,34 triliun dari Rp9,56 triliun pada sepekan yang lalu. Rata-rata volume transaksi harian saham turun 1,63% selama sepekan menjadi 16,28 miliar lembar saham dari 16,55 miliar lembar saham pada sepakan lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









