AKURAT.CO Sejumlah saham afiliasi Prabowo-Gibran terpantau nanjak usai sesi I perdagangan saham, Kamis (15/2/2024).
Saham PMMP yang terafiliasi dengan Kaesang Pangarep, sebagai contoh, mengalami lonjakan sebesar 0,47%.
Di samping saham Kaesang, saham yang terafiliasi dengan Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, seperti ADRO, mengalami kenaikan sebesar 0,81%, sementara MBMA naik 9,60%, MDKA 3,73%, dan GOTO malah turun 2,33%.
Baca Juga: Grup Djarum, Sampoerna hingga Adaro Disebut Merapat ke Prabowo-Gibran, 'Gak Bahaya Ta'
Analis Investasi Utama Stockbit, Edi Chandren mengatakan hasil hitung cepat Pilpres 2024 menunjukkan pasangan Prabowo-Gibran berhasil meraih antara 57% hingga 59% suara dalam pemilihan tersebut.
Sementara itu, hasil real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pagi ini menunjukkan bahwa pasangan tersebut memperoleh 56% dari total suara yang telah masuk, yang mencapai 39,9%.
"Meski quick count bukanlah hasil resmi, selisih suara yang besar tersebut menandakan bahwa Pemilu kemungkinan besar akan selesai dalam satu putaran saja, yang berpotensi disambut positif oleh pasar dan mengundang inflow dari investor asing," ujarnya dalam riset dikutip Kamis (15/2 2024).
Sepanjang 2024, modal asing masuk atau capital inflow ke pasar saham dari investor asing di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp15,67 triliun. Para investor itu cenderung memiliki minat khusus pada saham bank besar seperti BBCA, BBRI, BBNI, dan BMRI.
Namun, lanjut Edi, perlu diingat bahwa pengaruh dari sentimen positif ini belum tentu bersifat langgeng. Oleh karena itu, penting bagi para investor untuk tetap mempertimbangkan faktor fundamental dan valuasi dari setiap perusahaan secara cermat.
IHSG sendiri ditutup menguat 113,07 (1,57%) ke 7.322,81 pada jeda sesi I pasar, Kamis (15/2/2024), berdasarkan pantauan dari Google Finance.
Saham Potensi Cuan
Edi menambahkan, beberapa sektor dan saham berpotensi mendapatkan sentimen positif dari kemenangan Prabowo-Gibran termasuk saham-saham terkait dengan program Prabowo-Gibran, seperti saham emiten susu ULTJ, CMRY, ICBP, INDF, serta kelanjutan proyek infrastruktur IKN PTPP, ADHI, ACST, PANI, PWON.
Saham-saham yang mungkin mengalami pertumbuhan aliran dana dari investor asing termasuk saham-saham bank besar. Meski demikian, perlu diingat bahwa empat bank besar sudah menerima aliran dana asing yang signifikan, dengan net foreign inflow sebesar Rp3,1 triliun dalam satu minggu terakhir, dan valuasinya sudah tidak murah.
"Di sisi lain, bank-bank dengan kapitalisasi pasar menengah dan kecil seperti BNGA, BBTN, dan NISP memiliki valuasi yang lebih rendah. Saham-saham big caps lainnya dengan valuasi yang lebih terjangkau juga berpotensi mendapatkan aliran dana asing, seperti ASII," imbuhnya.
Edi melihat beberapa saham yang pemegang sahamnya dianggap memiliki afiliasi dengan pasangan/koalisi Prabowo-Gibran juga mungkin akan mendapat sentimen positif, seperti ADRO, ADMR, MDKA, MBMA, TRIM, MARI, ABBA, PMMP, BUMI, ENRG, VKTR, DEWA, dan BRMS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








