AKURAT.CO PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) mencetak pendapatan usaha Rp7,6 triliun di 2023, meningkat 22,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Darwin Trisna Djajawinata, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras semua karyawan perusahaan, seperti yang diungkapkan dalam acara Media Briefing dan Berbuka Puasa Bersama di Jakarta pada Rabu (27/3/2024).
"Perseroan mampu mendorong pertumbuhan pendapatan berkat kerja keras seluruh karyawan," kata Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI Darwin Trisna Djajawinata dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu malam (27/3/2024).
Baca Juga: SMI Targetkan Kempit 55 Persen Saham Tol Bocimi di 2026
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa laba kotor (gross income) PT SMI pada tahun 2023 meningkat 21,4% dari tahun sebelumnya, mencapai Rp3,8 triliun dari Rp 3,1 triliun di tahun 2022. Selama tahun 2023, aktivitas pembiayaan dan investasi PT SMI pada proyek infrastruktur mencapai Rp727,3 triliun.
Pada tahun 2023, PT SMI memiliki komitmen pembiayaan sebesar Rp137,7 triliun, dengan angka outstanding pembiayaan dan investasi mencapai Rp91,3 triliun.
Djajawinata juga mengungkapkan bahwa gross disbursement perusahaan pada tahun tersebut mencapai Rp 15,3 triliun, termasuk disbursement ke Badan Usaha sebesar Rp 15 triliun dan ke Pemerintah Daerah sebesar Rp 255 miliar.
"Sedangkan untuk Gross Disbursement tahun 2023 adalah Rp15,3 triliun, yang terdiri dari disbursement ke Badan Usaha senilai Rp15 triliun dan ke Pemerintah Daerah sebesar Rp255 miliar," jelasnya.
Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad menyatakan bahwa perusahaan telah merencanakan inisiatif strategis untuk fokus pada tahun tersebut. Menurutnya, rencana jangka panjang perusahaan untuk periode 2024-2028 baru saja disetujui oleh para pemegang saham.
"Berdasarkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), PT SMI akan memperluas portofolio mereka pada sektor-sektor seperti air, kesehatan, dan pengelolaan sampah, yang dianggap sebagai sektor-sektor yang kurang terlayani namun memiliki dampak sosial-ekonomi yang signifikan," kata Edwin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







