AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditaksir bergerak ke kisaran 7.034-7.202 pada perdagangan Jumat, 3 Mei 2024.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG di akhir pekan terlihat masih dibayangi oleh peluang tekanan yang terlihat cukup besar.
Masih terjadinya fluktuasi nilai tukar Rupiah serta gejolak harga komoditas tetap perlu diwaspadai oleh para investor.
Namun demikian momentum koreksi masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian sehingga emiten dengan fundamental kuat masih dapat menjadi pilihan para investor.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah 1,61 Persen ke 7.117.4 Ditekan Saham 4 Bank Yang Memerah
"Hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas," ujar William dikutip Jumat (3/5/2024).
William merekomendasi sejumlah menu saham hari ini, termasuk ASII, SMGR, BBCA, TLKM, BSDE, AKRA, LSIP dan KLBF.
Sebelumnya IHSG pada Kamis sore ditutup turun 1,6% ke level 7.117,4 di tengah bursa-bursa regional yang bergerak variatif paska The Fed memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga acuannya di level 5,25%-5,5%.
Volume perdagangan tercatat sebesar Rp 15,4 triliun di luar transaksi negosiasi dimana hampir seluruh sektor di IHSG tercatat melemah dipimpin oleh sektor keuangan. BMRI dan BBRI ditutup turun 8,3% dan 3,6% menjadi kontributor utama turunnya indeks. JII pun ditutup turun 0,7% ke level 519,4.
Paska rapat FOMC yang memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga di level 5,25%-5,5% dan menegaskan bahwa The Fed tidak berencana untuk menaikkan tingkat suku bunga pada tahun ini, membawa pasar obligasi menguat oleh aksi beli dari investor-investor asing.
Imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun bergerak turun ke level 7,14%-7,18%, sementara obligasi bertenor 5 tahun sempat terdengar diperdagangkan pada level 7,04%. Indeks obligasi IBPA ditutup naik 0,3% ke level 366,2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










