Mengintip Perumahan Kampung Haji BPKH di Sukabumi, Gratis bagi Warga Terdampak Bencana

AKURAT.CO Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) resmi menyerahkan pemulihan Kampung Haji di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (14/8/2024). Acara peresmian juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.
Menurut Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, Kampung Haji ini mencakup 129 unit rumah, yang merupakan bagian dari realokasi untuk warga yang terdampak bencana. Pembangunan ini meliputi area seluas 5 hektare, yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dengan tambahan fasilitas miniatur Kaabah, Sofa Marwah, Jamratun, dan Sungai Zamzam.
"Program ini bertujuan untuk memulihkan kehidupan sehari-hari masyarakat yang terkena bencana, serta memberikan edukasi terkait ibadah haji. Pembangunan kampung ini merupakan bagian dari distribusi kemaslahan menggunakan dana abadi umat, yang merupakan hasil dari investasi, bukan dana setoran awal haji," imbuhnya.
Baca Juga: Bangun Kampung Haji di Sukabumi, BPKH Gelontorkan Rp8 Miliar
Menurutnya, ini adalah proyek Kampung Haji ketiga yang dilaksanakan, setelah sebelumnya di Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah, pada 2018. Pembangunan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan psikologis warga serta meningkatkan kesejahteraan mereka.
"Kami menggunakan dana dari nilai manfaat atas dana abadi umat sekitar Rp3,7 triliun, dan tidak menggunakan dana setoran awal haji," ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman juga mengapresiasi bantuan dari BPKH, menyatakan bahwa inisiatif ini sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. "Dukungan BPKH sangat berarti bagi kami. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga memberikan harapan dan memulihkan semangat warga pasca-bencana," kata Sekda.
Dengan adanya Kampung Haji ini, BPKH berharap dapat memberikan dorongan kepada warga untuk memulai persiapan ibadah haji, sambil terus memantau dan mendukung pemulihan komunitas yang terkena dampak bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








