Menkop Dorong Peran Induk KUD dalam Memajukan Perekonomian Nasional
Demi Ermansyah | 19 Desember 2024, 23:21 WIB

AKURAT.CO Induk Koperasi Unit Desa (KUD) diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mendukung ekonomi berbasis desa. Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menekankan pentingnya peran strategis koperasi desa dalam menciptakan swasembada pangan dan kedaulatan ekonomi.
“Tidak ada pilihan lain. Koperasi, khususnya unit desa, harus bisa menjadi penopang utama perekonomian nasional,” ujar Menkop dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen Induk KUD Indonesia ke-44, Kamis (19/12/2024).
Induk KUD dianggap memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Menurut Budi Arie, peran koperasi dalam stabilitas pangan sangatlah strategis. “Koperasi harus diberi ruang untuk mengambil peran dalam arus utama pembangunan, termasuk penyediaan bahan pangan bagi program pemerintah,” tegasnya.
Menkop mengakui, koperasi di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam aspek pengelolaan, daya saing, dan inovasi. Sejak era reformasi, koperasi sempat mengalami keterpurukan akibat dinamika politik, sosial, dan ekonomi. Namun, dengan visi pemerintah saat ini, kebangkitan koperasi diharapkan dapat terwujud.
“Kami berkomitmen untuk melakukan perbaikan signifikan. Koperasi harus semakin produktif, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi anggotanya,” jelas Budi Arie.
Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah konkret koperasi dalam mendukung masyarakat desa. Ratusan koperasi telah siap menjadi rantai pasok utama bahan pangan untuk program tersebut.
Mengamini pernyataan Budi Arie, Ketua Induk KUD, Portasius Nggedi menyatakan optimisme atas masa depan koperasi, khususnya di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Delapan Asta Cita yang menjadi visi besar presiden akan mendukung koperasi yang berdaulat dan berkeadilan,” ujarnya.
Portasius juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan mendistribusikan hasil pertanian secara merata. “Koperasi harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kesejahteraan petani dan masyarakat,” tambahnya.
Dengan strategi yang matang dan kolaborasi yang solid, tambahnya, koperasi Indonesia diharapkan mampu menjawab tantangan global dan menjadi tulang punggung ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









