Bos OJK: Roadmap OJK Jadi Pijakan Transformasi Pergadaian

AKURAT.CO Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa Roadmap Pengembangan dan Penguatan Pergadaian 2025–2030 bukan sekadar dokumen kebijakan, melainkan wujud kolaborasi nyata antara regulator, asosiasi, dan pelaku industri.
Mahendra menyebut roadmap ini merupakan turunan langsung dari Undang-Undang P2SK Nomor 4 Tahun 2023, yang memberi mandat luas bagi penguatan sektor jasa keuangan, termasuk pergadaian.
“Tujuan akhirnya bukan hanya memperkuat industri keuangan, tapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Mahendra saat peluncuran roadmap di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (13/10/2025).
Baca Juga: OJK Sebut Kredit ke Sektor Produktif Naik Signifikan, Ini Buktinya
Dalam roadmap tersebut, OJK menetapkan lima strategi utama, yaitu pertama Penguatan permodalan, tata kelola, manajemen risiko, dan SDM.
Kedua, Pengawasan, pengaturan, dan perizinan yang konsisten dan berintegritas. ketiga, Edukasi dan perlindungan konsumen untuk memberantas praktik gadai ilegal.
Keempat, Pengembangan ekosistem industri dan sertifikasi profesi. Kelima, Inovasi digitalisasi dan penguatan gadai syariah berkelanjutan.
Mahendra menyoroti masih adanya praktik gadai ilegal di sejumlah daerah, bahkan di sekitar kantor OJK.
Dirinya menilai hal ini sebagai tantangan besar dalam meningkatkan kesadaran hukum dan pengawasan lapangan.
“Kalau bedanya hanya dua blok dari kantor OJK, berarti bukan hanya pelaku yang salah. Kita juga harus memperkuat sistem pengawasan,” katanya.
Mahendra berharap roadmap ini menjadi pijakan bersama agar industri pergadaian bukan hanya menyediakan pinjaman, melainkan menjadi mitra pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Kita ingin menjadikan industri pergadaian tumbuh sehat, modern, dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta ketahanan ekonomi nasional,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







